Semarang, WARTAGLOBAL.id - Piket fungsi Polsek Genuk menerima laporan adanya Seorang laki-laki meninggal dunia diduga akibat perkelahian di Jl. Karangtengah, Genuksari, Genuk, Semarang, Sabtu (21/10/23).
Menerima laporan tersebut, Pawas Iptu Sudarmanto bersama anggota mendatangi dan mengamankan TKP serta menggali informasi terkait kejadian tersebut.
Adapun korban Eko Sulistiawan (40) yang diduga berkelahi dengan saudaranya sendiri berinisial ARL (24) dan IL (35). Keduanya merupakan adik dari korban.
Menurut keterangan saksi saksi Suremi (37) Istri korban, Unggul (17) adik korban, Mustafid, (24) adik ipar korban, pada hari Sabtu (21/10/23) sekira pkl.13.30 WIB terjadi adu mulut dan perkelahian antara korban dengan ARL (24) dirumah Jl.Karang Tengah I RT.09 RW.03 Kel.Genuksari, Kec.Genuk, Kota Semarang.
Perkelahian antara korban dengan ARL tersebut terjadi adanya salah paham dan adu mulut antara korban dan ARL, namun perkelahian tersebut bisa dilerai oleh Saksi Unggul Putra. Dan kemudian ARL diminta pergi dan kembali ke tempat kerja nya yang berada di Pangkalan Truk Genuksari.
Setelah itu pada sekira pkl 15.30 WIB karena korban masih merasa tidak terima, korban menghampiri Unggul Putra di tempat kerja nya yang berada di Pangkalan Truk Genuksari, dan kemudian terjadi perkelahian kembali antara korban dan ARL.
Perkelahian tersebut kemudian dapat dilerai oleh Unggul Putra dan Mustafid dan selanjutnya korban diantar pulang ke rumah oleh Mustafid.
Selanjutnya sekira jam 17.30 WIB, IL (35) mendatangi rumah korban, dan terjadi perkelahian antara korban dengan IL. Di saat terjadi perkelahian antara korban dengan IL dapat di lerai oleh Unggul Putra dan Surami Istri korban, sesaat setelah itu disaat terjadi adu mulut antara korban dan IL, diketahui korban mengalami kejang-kejang dan selanjutnya korban di bawa ke Klinik Esensia Pedurungan Semarang oleh M Kholil tetangga korban. Dan setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Medis Klinik Esensia korban dinyatakan telah Meninggal Dunia.
Selanjutnya korban di bawa ke RS Kariadi guna dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian korban. (*)
Humas Polrestabes Semarang
KALI DIBACA