Longsor Timbun Jalan, Akses Jalan di Jatiyoso, Dusun Tawang Sempat Terisolasi - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Longsor Timbun Jalan, Akses Jalan di Jatiyoso, Dusun Tawang Sempat Terisolasi

Tuesday, 14 July 2026
Petugas menggunakan Alat Berat untuk melakukan Evakuasi Material Tanah Longsor yang memutus Akses Jalan di Jatiyoso, Dusun Tawang Karanganyar, Senin (13/7/26).


KARANGANYAR, WARTAGLOBAL.id --
Bencana tanah longsor memutus akses jalan kampung di Dusun Tawang, Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar. Longsoran yang diduga dipicu luapan saluran irigasi pertanian itu menimbun jalan utama penghubung antardusun sehingga aktivitas warga terganggu.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 00.00 WIB. Material longsor dengan panjang sekitar 50 meter dan luas area terdampak kurang lebih 90 meter persegi menutup seluruh badan jalan.

Selain memutus akses transportasi, longsor juga menyebabkan sebuah tiang listrik roboh sehingga jaringan internet di wilayah tersebut ikut terganggu. Hingga Senin (13/7/2026), proses pembersihan material masih berlangsung dan jalur menuju Dusun Tawang belum dapat dilalui kendaraan maupun warga.

Camat Jatiyoso Mahmud Azis Arifin mengatakan, akses dari Dusun Kuryo menuju Desa Wonorejo, Banyu Anyep, dan Beruk sempat tertutup total akibat timbunan tanah. Kondisi paling terdampak dialami warga Dusun Tawang yang sempat terisolasi karena jalan utama tidak bisa digunakan.

"Jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat. Dampak paling besar dirasakan warga Dusun Tawang karena jalur menuju wilayah itu sama sekali tidak dapat dilalui," ujar Mahmud usai meninjau lokasi.

Berdasarkan hasil pengecekan awal, longsor diduga dipicu meluapnya saluran irigasi yang digunakan petani. Air dengan debit cukup besar meresap ke dalam tebing yang memiliki kondisi tanah labil, sehingga memicu terjadinya longsoran.

"Air meresap hingga ke dalam tanah. Kondisi tebing memang labil dan terus dalam keadaan basah sehingga akhirnya terjadi longsor," jelasnya.

Pemerintah Kecamatan Jatiyoso telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar untuk melakukan penanganan darurat. Sebuah alat berat telah diterjunkan ke lokasi guna membuka akses jalan, namun hingga kini baru sekitar 25 persen material longsor yang berhasil disingkirkan.

Pihak kecamatan juga telah mengajukan permohonan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar agar mengirimkan alat berat berkapasitas lebih besar sehingga proses evakuasi material dapat berlangsung lebih cepat.

Sebagai langkah antisipasi, petugas memasang pembatas dan rambu peringatan di sekitar lokasi longsor. Masyarakat diimbau tidak melintasi area tersebut maupun beraktivitas di sekitar tebing, terutama saat hujan turun, mengingat masih terdapat potensi pergerakan tanah susulan. (Joko S)

KALI DIBACA