Pemkot Malang Kolaborasi dengan Forum TSP, Perkuat Pemulihan Dunia Usaha Pascabencana di Malang - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Pemkot Malang Kolaborasi dengan Forum TSP, Perkuat Pemulihan Dunia Usaha Pascabencana di Malang

Thursday, 8 October 2026
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat memberikan pemaparan dalam kegiatan strategi dan kebijakan pemulihan pasca bencana.

MALANG, WARTAGLOBAL.id --
Pemerintah Kota Malang mendorong penguatan kolaborasi dengan dunia usaha dalam penanganan dan pemulihan pascabencana. Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TSP) yang digelar BPBD Kota Malang.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan, pemulihan pascabencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya mengandalkan kemampuan pemerintah melalui anggaran daerah.

“Pemulihan pascabencana tidak mungkin hanya mengandalkan pemerintah. Dukungan CSR, filantropi, dan pihak swasta perlu kita dorong sebagai bagian dari semangat gotong royong,” kata Wahyu, Rabu (7/10/2026)

Menurut Wahyu, dukungan pembiayaan untuk pemulihan dapat berasal dari berbagai sumber, mulai dari APBD melalui Belanja Tidak Terduga, dukungan pemerintah provinsi dan pusat, hingga kontribusi dunia usaha," ucapnya.

Forum TSP diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan perusahaan dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Dukungan tersebut dapat diarahkan sesuai kebutuhan pemulihan, mulai dari perbaikan lingkungan dan rumah warga hingga pemulihan sosial dan ekonomi.

Wahyu menegaskan, kolaborasi juga perlu dibangun melalui pendekatan pentahelix dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, relawan, akademisi dan dunia usaha sesuai peran masing-masing," ungkapnya.

“Mari kita bangun kolaborasi bukan hanya saat bencana terjadi, tapi juga memperkuat kesiapsiagaan dan ketangguhan Kota Malang ke depannya,” pungkasnya.

Melalui Forum TSP, Pemkot Malang berharap keterlibatan dunia usaha tidak hanya hadir ketika terjadi bencana, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan masyarakat dan mengurangi risiko bencana secara berkelanjutan. (Hanna)

KALI DIBACA