Bank Jateng dan Pemprov Jateng Berangkatkan 15 Ribu Warga Mudik Gratis - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Iklan Ucapan

More News

logoblog

Bank Jateng dan Pemprov Jateng Berangkatkan 15 Ribu Warga Mudik Gratis

Saturday, 29 March 2025
JAKARTA, WARTAGLOBAL.id --
Bank Jateng bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah gelar program mudik gratis bagi lebih dari 15.000 warga Jawa Tengah yang kuranga mampu di perantauan. Dengan mengusung tagline "Mudik Seneng, Balik Ayem".

Plt Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen Bank Jateng dalam memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik.

Dengan mengusung tagline 'Mudik Seneng, Balik Ayem', program ini mengerahkan 289 armada bus dan 16 gerbong kereta untuk mengantarkan para pemudik kembali ke kampung halaman.

Irianto menegaskan bahwa penambahan jumlah armada bus dan kereta di mudik gratis tahun ini sejalan dengan meningkatnya antusiasme warga Jawa Tengah.

MUDIK GRATIS ADALAH PROGRAM PEMPROV JATENG

"Mudik ini adalah bagian daripada program Bank Jateng juga sebagian, ada beberapa instansi terkait yang terlibat secara bersama untuk sama-sama melakukan ini dan mengopeni Jawa Tengah. Artinya bahwa kita sepakat untuk tetap menjaga mereka, membantu mereka untuk pulang gratis, dengan nyaman dan keluarga dengan aman," kata Irianto, pada wartawan, Jumat, 28 Maret 2025.

"Tak hanya berangkat mudik, warga yang akan kembali ke perantauan juga disediakan transportasi balik pada 9 hingga 10 April 2025," ungkap Irianto.

Irianto berharap program ini dapat terus hadir dan memberikan layanan serta fasilitas yang memudahkan warga, termasuk bagi penyandang disabilitas, dalam mudik Lebaran pada tahun-tahun mendatang.

GUBERNUR JAWA TENGAH DUKUNG WARGA BANGUN DESA

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengucapkan selamat bersilaturahmi dan bergembira bersama keluarga bagi seluruh warga yang pulang kampung. Ia menegaskan bahwa bagi warga yang belum mendapatkan pekerjaan di Jakarta tidak perlu khawatir, karena pemerintah akan mendorong peran warga dalam membangun desa-desa di Jawa Tengah.

Sementara itu, Ia tetap mendukung para warga yang memilih berjuang mendapatkan pekerjaan di perantauan.

“Manakala nanti di Jakarta belum mendapatkan pekerjaan, bangun desanya sendiri saja bersama bupati, wali kota, sama kita. Enggak usah membawa teman, tetapi kalau memang sudah ada pekerjaan tetap tidak apa-apa. Tetapi kalau belum ada pekerjaan, cukup kita membangun desanya masing-masing,” ujar Ahmad Luthfi.

Gubernur juga menjelaskan bahwa mudik gratis ini bertujuan membantu masyarakat, terutama pekerja sektor informal seperti pedagang kaki lima dan buruh, agar mereka dapat pulang kampung tanpa mengeluarkan biaya besar. Dengan demikian, uang yang mereka miliki dapat digunakan untuk keperluan keluarga di kampung halaman.

(PS)

KALI DIBACA