PEKALONGAN, WARTAGLOBAL.id --
Tradisi tahunan yang selalu dinanti warga Kabupaten Pekalongan kembali hadir. Pemerintah Kabupaten Pekalongan memastikan bahwa Syawalan Gunungan Megono akan digelar dengan lebih meriah, pada Senin, 7 April 2025, bertempat di Obyek Wisata Linggoasri. Acara ini bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga bentuk nyata dari kebersamaan dan kearifan lokal masyarakat Pekalongan.
Bupati Pekalongan, Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M, bersama Wakil Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S, M.S, telah mengonfirmasi kehadiran mereka dalam perayaan ini.
Syawalan Gunungan Megono tahun ini juga akan dimeriahkan oleh kehadiran dua artis ternama, Annisa Rahma dan Rena Movies KDI, yang siap menghibur masyarakat dengan penampilan spektakuler.
Gunungan Megono, sebagai ikon utama perayaan, akan kembali menjadi daya tarik utama. Tradisi ini menggambarkan rasa syukur masyarakat Pekalongan atas hasil bumi yang melimpah.
Gunungan yang tersusun dari megono-hidangan khas berbahan dasar nasi dan irisan nangka muda yang diolah dengan kelapa dan bumbu khas, menjadi simbol keberkahan dan kebersamaan.
Selain gunungan megono, acara syawalan juga dimeriahkan oleh gunungan-gunungan hasil bumi dari 19 kecamatan di Kabupaten Pekalongan, menambah semarak dan keunikan acara ini.
Salah satu desa yang selalu berpartisipasi aktif adalah Desa Werdi, Kecamatan Paninggaran.
Tahun-tahun sebelumnya, desa ini konsisten menampilkan gunungan hasil bumi terbaik mereka. Kepala Desa Werdi berharap partisipasi masyarakat tahun ini semakin meningkat, seiring dengan antusiasme warga yang kian tinggi dalam menyemarakkan acara budaya tahunan ini.
Bukan hanya masyarakat Pekalongan, perayaan ini juga menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah. Obyek Wisata Linggoasri, sebagai lokasi acara, diperkirakan akan dipadati ribuan pengunjung yang ingin menyaksikan tradisi unik ini sekaligus menikmati panorama alam yang indah.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung guna memastikan kenyamanan para pengunjung.
Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal, Syawalan Gunungan Megono diharapkan tidak hanya menjadi hiburan tahunan, tetapi juga ajang mempererat persaudaraan antarwarga serta memperkenalkan kekayaan tradisi Pekalongan kepada dunia luar. Mari bersama-sama meramaikan dan melestarikan budaya warisan leluhur ini!
(ARIYANTO)
KALI DIBACA