KARANGANYAR, WARTAGLOBAL.id -- Sebuah kecelakaan tragis melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Tawangmangu-Magetan, tepatnya di Kelurahan/Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, pada Senin (1/4/2025) sekitar pukul 17.50 WIB. Insiden ini mengakibatkan satu orang tewas dan empat orang lainnya mengalami luka-luka hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar, Iptu yudho Sukarno kecelakaan bermula ketika mobil Kijang dengan nomor polisi AD 1162 ZH yang dikemudikan Roto Cahyono (41), warga Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, melaju dari arah timur menuju barat. Kendaraan tersebut membawa delapan penumpang.
Sementara itu, mobil Camry bernomor polisi B 2531 SXE yang dikemudikan oleh Nuzwan Gufron (48), warga Ciputat, Kota Tangerang Selatan, datang dari arah berlawanan dengan empat penumpang di dalamnya.
Di belakangnya, sebuah sepeda motor Vega dengan nomor polisi AD 4483 NZ yang dikendarai oleh Yazid Anshori (18), warga Tawangmangu, juga melintas.
Dugaan awal menunjukkan bahwa kecelakaan terjadi akibat rem blong pada mobil Kijang. Kendaraan tersebut kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan hingga menabrak Camry.
“Kijang dari arah atas diduga mengalami rem tidak berfungsi sehingga masuk ke lajur kanan dan menabrak Camry,” ujar Iptu Sukarno, Kamis (3/4/2025).
Akibat kejadian ini, pengemudi Kijang, Roto Cahyono, meninggal dunia karena mengalami luka serius di bagian dada dan kepala. Sementara itu, tiga penumpangnya masing masing bernama Amelia, Indro, dan Devina mengalami luka-luka dan sedang menjalani perawatan di RSUD Karanganyar.
Penumpang Camry, Yeni, juga mengalami cedera di tangan kanan dan dirawat di rumah sakit yang sama.
Pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari saksi-saksi. Kendaraan yang terlibat kecelakaan pun telah diamankan sebagai barang bukti.
Iptu Yudho Sukarno mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara serta rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama di jalur pegunungan yang rawan kecelakaan.
(Joko Susilo)
KALI DIBACA