Satlantas Polres Wonogiri Edukasi Keselamatan Berkendara Lewat Police Art di CFD - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Satlantas Polres Wonogiri Edukasi Keselamatan Berkendara Lewat Police Art di CFD

Monday, 9 February 2026
Petugas Satlantas Polres Wonogiri Edukasi Keselamatan Berkendara Lewat Police Art di CFD, Minggu (8/2/26).

WONOGIRI, WARTAGLOBAL.id --
Momen Car Free Day (CFD) dimanfaatkan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Wonogiri untuk menyapa masyarakat sekaligus menyampaikan pesan penting terkait keselamatan berkendara. Kegiatan ini digelar pada Minggu (8/2/2026) sebagai bagian dari sosialisasi Operasi Keselamatan Candi 2026.

Dengan mengusung konsep Police Art yang dipadukan layanan Samsat Keliling, polisi menghadirkan pendekatan yang lebih santai dan humanis. Cara ini dipilih agar terjalin interaksi yang lebih akrab antara petugas dan masyarakat, khususnya para pengguna jalan.

Dalam pelaksanaannya, petugas membagikan ratusan brosur berisi imbauan tertib berlalu lintas serta informasi mengenai sasaran utama Operasi Keselamatan Candi 2026. Edukasi disampaikan secara langsung kepada warga yang memadati kawasan CFD.

Tak hanya itu, kehadiran Samsat Keliling di tengah area CFD juga menarik perhatian masyarakat. Layanan ini memudahkan warga yang ingin membayar pajak kendaraan bermotor tanpa harus datang ke kantor Samsat, sekaligus tetap bisa menikmati aktivitas olahraga pagi.

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Wonogiri.

"Melalui kegiatan di CFD ini, kami ingin mengedukasi masyarakat secara persuasif dan humanis. Kesadaran akan pentingnya keselamatan harus muncul dari diri sendiri, bukan sekadar karena takut ditilang," ujar Anom, Minggu (8/2/26).

Menurut Anom, Operasi Keselamatan Candi 2026 lebih menitikberatkan pada pendekatan preemtif dan preventif. Penindakan tetap dilakukan, namun hanya terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan fatalitas kecelakaan.

"Operasi ini tidak hanya fokus pada penindakan di jalan, namun lebih kepada peningkatan kesadaran kolektif. Kami berharap warga Wonogiri semakin patuh terhadap aturan dan rambu-rambu yang ada, sehingga angka kecelakaan maupun fatalitas korban laka lantas dapat terus ditekan," tegasnya.

Melalui kegiatan interaktif seperti Police Art, diharapkan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas dapat diterima dengan lebih mudah oleh seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa yang memadati kawasan Alun-Alun Giri Krida Bakti diharapkan dapat menjadi bagian dari budaya tertib berlalu lintas. (Joko S)

KALI DIBACA