Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, bersama personel saat menerima penghargaan Satyalancana Wira Karya, Bukti Dedikasi Dukung Program Gizi Nasional, Sabtu (28/3/26).SRAGEN, WARTAGLOBAL.id --
Penghargaan Satyalancana Wira Karya yang diterima Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, menjadi simbol pengakuan atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Tanda kehormatan dari Presiden Prabowo Subianto itu diberikan kepada individu yang dinilai memiliki jasa besar serta karya luar biasa bagi masyarakat.
Capaian tersebut tidak lepas dari peran aktif Polres Sragen dalam mendukung program strategis nasional, khususnya di bidang pemenuhan gizi masyarakat. Melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Polres Sragen menunjukkan komitmen tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Di bawah kepemimpinan AKBP Dewiana, Polres Sragen bersama Yayasan Kemala Bhayangkari berhasil membangun 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Jumlah ini menjadi yang terbanyak di tingkat nasional, sekaligus memperkuat posisi Polres Sragen sebagai pelopor dalam mendukung program gizi.
“Ya, Polres Sragen menjadi satu-satunya Polres di Jawa Tengah yang menerima penghargaan dari Presiden,” ujar Dewiana kepada Espos, Sabtu (28/3/2026). Presiden juga memberi penghargaan kepada sejumlah jenderal polisi dan perwira menengah lainnya.
Menurut Dewiana, penghargaan tersebut menjadi dorongan moral bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama, bukan pencapaian individu semata.
“Penghargaan ini bukan semata-mata untuk pribadi, tetapi untuk seluruh keluarga besar Polres Sragen, para personel, jajaran, dan semua pihak yang telah bekerja dengan hati, penuh semangat, dan komitmen. Ini adalah hasil kebersamaan dalam mendukung program yang sangat mulia, yakni pemenuhan gizi masyarakat demi masa depan generasi bangsa yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas,” kata Dewiana.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberadaan 11 SPPG menjadi bukti nyata kehadiran Polri yang humanis dan solutif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan semangat transformasi menuju Polri Presisi yang terus digaungkan.
Program MBG sendiri dinilai memiliki nilai strategis karena menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Dengan pemenuhan gizi yang baik, diharapkan dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.
“Kami ingin memastikan Polri hadir bukan hanya saat masyarakat membutuhkan rasa aman, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan perhatian, kepedulian, dan solusi nyata. Melalui dukungan terhadap SPPG dan Program MBG, kami ikut mengambil bagian dalam menyiapkan generasi Indonesia yang unggul,” ucapnya.
Prestasi ini pun menjadi kebanggaan tersendiri bagi jajaran Polres Sragen, sekaligus bukti bahwa institusi kepolisian mampu berperan lebih luas dalam pembangunan sosial masyarakat. (Joko S)
KALI DIBACA