Pemkot Semarang Siap Sambut Pemudik, Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Pemkot Semarang Siap Sambut Pemudik, Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan

Friday, 13 March 2026
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pimpin Rapat Koordinasi Forkopimda di Balaikota Semarang, Kamis (12/3/26).

SEMARANG, WARTAGLOBAL.id --
Pemerintah Kota Semarang memperkuat kesiapsiagaan menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan melalui rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Balai Kota Semarang, Kamis (12/3/2026).

Rapat strategis tersebut dipimpin langsung Wali Kota Agustina Wilujeng, Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD, para camat, serta sejumlah pemangku kepentingan penting seperti Bank Indonesia, Pertamina, Kereta Api Indonesia, Pelindo, BMKG, hingga Bulog.

Pertemuan tersebut bertujuan memastikan seluruh sektor pelayanan publik siap menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Semarang Simpul Arus Mudik

Wali Kota Agustina Wilujeng menegaskan bahwa Kota Semarang memiliki peran strategis sebagai salah satu simpul utama arus mudik di Pulau Jawa.

Karena itu, seluruh sistem pelayanan publik harus dipastikan berjalan optimal selama masa libur Lebaran.

“Koordinasi lintas sektor ini sangat penting untuk memastikan keamanan, kelancaran transportasi, stabilitas harga pangan, serta kesiapan layanan publik selama masa mudik dan libur Idulfitri,”  kata Agustina.

Dalam rapat tersebut, berbagai langkah antisipasi dibahas untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Berdasarkan proyeksi pemerintah, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret dan 18–20 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 23–24 Maret dan 28–29 Maret 2026.

Titik Rawan Kemacetan

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Pemkot Semarang bersama Forkopimda memetakan sejumlah titik rawan kemacetan di wilayah kota dengan Panduan & Petunjuk Perjalanan

Beberapa lokasi yang diprediksi menjadi titik kepadatan kendaraan antara lain Gerbang Tol Kalikangkung, Krapyak, Banyumanik, Jatingaleh, Gayamsari, serta kawasan Kaligawe.

Titik-titik tersebut selama ini dikenal sebagai jalur utama perlintasan kendaraan pemudik yang melintasi Semarang menuju berbagai daerah di Jawa Tengah maupun Jawa Timur.

Selain pengaturan lalu lintas, pemerintah juga memastikan kesiapan sektor transportasi, layanan kesehatan, serta sistem penanggulangan bencana.

Inflasi Jadi Sorotan

Dalam forum HLM TPID, pemerintah juga membahas langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.

Data terakhir menunjukkan inflasi Kota Semarang pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,65 persen secara tahunan (year on year).

Angka tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah sehingga diperlukan koordinasi intensif untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran.

Langkah yang disiapkan antara lain pengawasan distribusi pangan, operasi pasar, serta penguatan koordinasi dengan instansi terkait.

Siagakan Layanan Publik

Selain pengendalian inflasi, Pemkot Semarang juga memastikan kesiapan berbagai layanan publik selama periode mudik Lebaran.

Mulai dari layanan kesehatan, transportasi, keamanan, kebersihan kota, hingga ketersediaan bahan pangan.

Seluruh perangkat daerah diminta meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk menyiapkan pos kesehatan, menjaga ketertiban umum, serta memastikan sistem pemantauan melalui CCTV dan jaringan komunikasi berfungsi optimal.

Mudik Gratis Disiapkan

Sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat, Pemkot Semarang juga menyiapkan program Mudik Gratis 2026.

Program tersebut menyediakan 12 armada bus yang akan melayani perjalanan warga Semarang dari Jakarta menuju Semarang maupun sebaliknya.

Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman.

Wali Kota Agustina Wilujeng menegaskan sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar perayaan Idulfitri di Kota Semarang berjalan aman dan kondusif.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan. Karena itu seluruh unsur pemerintah dan stakeholder harus bergerak bersama,” tutupnya. (**)

KALI DIBACA