Wali Kota Agustina: Arus Mudik-Balik Lebaran 2026 di Kota Semarang Lancar dan Aman - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Wali Kota Agustina: Arus Mudik-Balik Lebaran 2026 di Kota Semarang Lancar dan Aman

Wednesday, 25 March 2026
Arus Mudik-Balik Lalu Lintas di Kota Semarang Tetap Lancar. Kondisi lalu lintas di sekitar Tugu Muda Kota Semarang saat Lebaran 2026. (Istimewa)

SEMARANG, WARTAGLOBAL.id --
Arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Kota Semarang terpantau lancar dan kondusif hingga Selasa, 24 Maret 2026. Kondisi ini didukung sinergi antara masyarakat, Pemkot Semarang, dan Satlantas Polrestabes Semarang.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengatakan, Kota Semarang menjadi simpul penting arus mudik dan balik di Jawa Tengah. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk menjaga kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat secara langsung di lapangan. Baik rekan-rekan dari Satlantas Polrestabes Semarang, Dishub serta masyarakat yang terus bersinergi dalam melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas,” kata Agustina Wilujeng, Selasa 24 Maret 2026.

Berdasarkan laporan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, sejak 15 hingga 24 Maret 2026 jumlah kendaraan yang masuk dan melintas di Kota Semarang terpantau tinggi. Melalui Gerbang Tol Kalikangkung, tercatat 377.193 kendaraan masuk dan 165.958 kendaraan keluar.

Di sejumlah ruas jalan utama, arus kendaraan juga cukup padat namun tetap terkendali. Jalan Perintis Kemerdekaan mencatat 594.074 kendaraan masuk dan 504.273 kendaraan keluar.

Sementara itu, mobilitas pemudik melalui berbagai moda transportasi juga terpantau ramai lancar. Hingga Selasa malam, tercatat 191.321 orang masuk ke Kota Semarang dan 177.044 orang keluar.


Pergerakan penumpang tertinggi terjadi di Stasiun Tawang dengan 73.405 penumpang masuk dan 68.891 penumpang keluar. Stasiun Poncol juga mencatat 48.951 penumpang masuk dan 68.471 penumpang keluar.

Di Bandara Jenderal Ahmad Yani tercatat 48.433 penumpang datang dan 34.559 penumpang berangkat. Sementara, di Pelabuhan Tanjung Emas terdapat 13.951 penumpang datang.

Peningkatan arus kendaraan akibat kebijakan one way nasional terpantau terutama di beberapa simpang utama kota seperti Simpang Karyadi, Kaligarang, dan Sam Poo kong. Meski demikian, kondisi lalu lintas masih dapat dikendalikan melalui rekayasa lalu lintas dan pengaturan petugas di lapangan.

Di samping jalur utama, Pemkot Semarang bersama jajaran Satlantas Polrestabes juga telah mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di titik-titik pusat oleh-oleh maupun destinasi wisata. Beberapa titik seperti Pandanaran, Lawang Sewu, Simpang Lima dan juga kawasan Kota Lama menjadi perhatian dalam pengaturan lalu lintas.

Pengamanan dan pengaturan lalu lintas melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI, kepolisian, serta posko masyarakat. Kolaborasi ini mendukung terciptanya kondisi lalu lintas yang tertib selama periode Lebaran.

Dishub bersama kepolisian terus melakukan pemantauan melalui Area Traffic Control System(ATCS) dan pengaturan di lapangan. Rekayasa lalu lintas juga diterapkan di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Pemkot Semarang mengimbau masyarakat tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga kondisi selama perjalanan. Pemantauan akan terus dilakukan hingga masa arus balik selesai.

(Hans)

KALI DIBACA