TPQ An Najah Tirto Kota Pekalongan Gelar Pawai Wisuda 51 Santri, Dimeriahkan Drumband MTs, Jumat (3/4/26).PEKALONGAN KOTA, WARTAGLOBAL.id --
TPQ An Najah Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan menggelar pawai wisuda santri pada Jumat (3/4/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh 51 santri dan santriwati dan berlangsung meriah dengan iringan drumband dari sejumlah madrasah.
Pawai wisuda tersebut menjadi agenda rutin tahunan TPQ An Najah sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan para santri yang telah menyelesaikan pendidikan membaca Al-Qur’an dan ilmu dasar keagamaan.
Kepala TPQ An Najah Tirto, Sonhaji, mengatakan bahwa wisuda kali ini diikuti oleh santri dari dua tingkatan, yaitu TPQ dan Madrasah Diniyah (Matin).
“Jumlah santri yang diwisuda tahun ini ada 51 anak, terdiri dari santri TPQ dan Madrasah Diniyah. Untuk tingkat TPQ mereka belajar membaca Al-Qur’an, tajwid, serta dasar-dasar ilmu agama,” ujarnya.
Sementara itu, untuk tingkat Madrasah Diniyah para santri sudah mulai mempelajari kitab kuning dan beberapa kitab dasar keagamaan. Menurut Sonhaji, dalam pembelajaran kitab kuning pihaknya menggunakan metode Amtsilati, yakni metode cepat membaca kitab kuning yang disusun oleh KH. Taufiqul Hakim dari Jepara.
“Metode Amtsilati ini sudah kami gunakan lebih dari lima tahun. Alhamdulillah santri yang lulus dari Madrasah Diniyah sudah mampu membaca kitab kuning atau kitab gundul, sedangkan santri TPQ sudah bisa membaca Al-Qur’an dengan lancar beserta tajwidnya,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada santri berprestasi, mulai dari juara 1 dan juara 2 dari masing-masing tingkatan hingga penghargaan bagi wisudawan termuda. Beberapa santri bahkan masih berusia sekitar 7 hingga 12 tahun.
Pawai wisuda berlangsung semakin meriah dengan kehadiran drumband dari MTs yang turut mengiringi rombongan wisudawan berkeliling kampung. Kehadiran marching band tersebut menambah semangat para santri dan menarik perhatian masyarakat yang menyaksikan di sepanjang jalan.
Menurut Sonhaji, kegiatan pawai wisuda ini sengaja digelar agar masyarakat ikut merasakan kebahagiaan dan semangat para santri yang telah menyelesaikan tahap pendidikan mereka.
“Setiap tahun kami adakan pawai wisuda keliling kampung agar masyarakat ikut merasakan kebahagiaan para santri. Ini juga menjadi motivasi bagi anak-anak lainnya untuk semangat belajar Al-Qur’an,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa TPQ An Najah berada di bawah naungan yayasan yang bergerak di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan, dengan dukungan masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah perkembangan TPQ dari tahun ke tahun cukup baik. Dulu gedungnya hanya satu lantai dan sering terdampak banjir, sekarang sudah menjadi dua lantai dan jumlah santri juga terus bertambah,” ungkapnya.
Untuk tenaga pengajar, sebagian besar berasal dari alumni pondok pesantren serta mahasiswa perguruan tinggi Islam, yang mengajar secara sukarela sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Ke depan, pihak yayasan juga berencana mengembangkan lembaga pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, seperti tingkat SMP atau SMK berbasis keagamaan.
“Harapan kami, pendidikan di sini tidak hanya fokus pada ilmu, tetapi juga pembentukan akhlak. Kami juga berharap ada sinergi antara masyarakat dan pemerintah agar pendidikan keagamaan bisa terus berkembang,” pungkas Sonhaji.
Kegiatan pawai wisuda tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar yang turut menyaksikan dan memberikan dukungan kepada para santri TPQ An Najah. (Ari)
KALI DIBACA