Bank Jateng Dukung Asosiasi DPLK Dorong Industri DPLK yang Berintegritas, Modern, dan Inovatif - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Bank Jateng Dukung Asosiasi DPLK Dorong Industri DPLK yang Berintegritas, Modern, dan Inovatif

Tuesday, 26 May 2026
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng Erik Abibon menerima penghargaan dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (ADPLK) di Semarang, Jumat (22/5/2026). (Istimewa)

SEMARANG, WARTAGLOBAL.id --
Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (ADPLK) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ADPLK 2026 di Ballroom 2 PO Hotel Semarang, Jumat (22/5/2026), dengan tema “Menuju Industri DPLK yang Berintegritas, Modern, dan Inovatif”. Kegiatan tersebut menjadi forum strategis bagi pelaku industri Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) dalam memperkuat tata kelola, integritas, serta pengembangan industri dana pensiun nasional.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng Erik Abibon mengatakan, penguatan tata kelola dan integritas menjadi aspek penting dalam menjaga keberlanjutan industri dana pensiun di tengah perkembangan sektor jasa keuangan yang semakin dinamis. “Rakernas ADPLK 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar pelaku industri dalam membangun ekosistem DPLK yang sehat, profesional, dan terpercaya,” ujar Erik Abibon.

Menurutnya, industri DPLK perlu terus beradaptasi melalui inovasi layanan dan penguatan kepatuhan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik. “Industri dana pensiun harus mampu tumbuh secara modern dan inovatif tanpa meninggalkan prinsip kehati-hatian dan integritas,” tambahnya.

Rakernas juga dihadiri Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono yang memaparkan kondisi terkini dan analisis tren perkembangan industri dana pensiun, khususnya pada sektor DPLK. Ogi mengatakan, penguatan dan pengembangan industri DPLK nasional perlu terus dilakukan melalui arah kebijakan yang adaptif dan kolaboratif antara regulator serta pelaku industri.

“Penyampaian perspektif strategis dan arah kebijakan mendatang menjadi bagian penting dalam upaya penguatan serta pengembangan industri DPLK secara nasional,” ujar Ogi sesuai pokok bahasan keynote speech Rakernas ADPLK 2026.

Industri DPLK memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar kesejahteraan masyarakat di masa pensiun. Karena itu, sinergi antara regulator dan pelaku industri dinilai penting untuk memperkuat pertumbuhan industri yang sehat dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya Ketua Umum ADPLK Tondy Suradiredja menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh anggota ADPLK dalam menghadapi tantangan industri dan perkembangan regulasi yang terus berubah. “Rakernas ini menjadi wadah bersama untuk menyatukan visi industri DPLK agar semakin kuat, adaptif, dan mampu memberikan manfaat optimal bagi peserta,” katanya.

Rakernas ADPLK 2026 turut membahas berbagai agenda strategis, mulai dari evaluasi program kerja, perkembangan regulasi industri dana pensiun, hingga penguatan implementasi tata kelola dan kode etik industri DPLK. Selain itu, terdapat penandatanganan dan peluncuran “Standar Perilaku dan Kode Etik Industri DPLK” yang disaksikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun.

Dalam Rakernas untuk pertama kalinya diselenggarakan acara ADPLK Awards 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku industri yang menunjukkan kinerja dan kontribusi terbaik dalam pengembangan industri dana pensiun nasional. (Hans)

KALI DIBACA