Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.SRAGEN, WARTAGLOBAL.id --
Upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat terus diperkuat melalui berbagai program kolaboratif. Salah satunya diwujudkan oleh Polres Sragen bersama Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Sragen yang secara resmi meluncurkan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di Desa Krikilan, Kecamatan Masaran, pada Senin (4/5/26).
Program ini menjadi langkah konkret dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang kesehatan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi. Kehadiran SPPG diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi warga sekaligus menjadi investasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.
Acara peluncuran tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Muhammad Anwar Nasir, Wakil Bupati Sragen Suroto, serta Kapolres Sragen Dewiana Syamsu Indyasari. Selain itu, jajaran Forkopimcam dan para tamu undangan juga hadir untuk menyaksikan langsung momen tersebut.
Menurut Kapolres Sragen, SPPG di Krikilan merupakan bagian dari pengembangan berkelanjutan yang dilakukan Yayasan Kemala Bhayangkari. Ia menyebut fasilitas ini sebagai SPPG ke-7 yang telah dibangun dan akan terus diperluas jangkauannya.
“SPPG Krikilan ini adalah yang ketujuh di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari. Ke depan, kami akan terus mengembangkan program ini agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujar Dewiana Syamsu Indyasari.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan bahwa keberadaan SPPG bukan sekadar program seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap fasilitas ini benar-benar memberikan manfaat nyata, khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendukung masa depan generasi penerus bangsa,” tambahnya.
Dengan hadirnya SPPG Krikilan, sinergi antara institusi kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat. Program ini juga menjadi ajakan terbuka bagi seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif melalui semangat gotong royong.
Melalui langkah bersama tersebut, diharapkan tercipta generasi yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas sebagai fondasi pembangunan bangsa di masa mendatang. (Joko S)
KALI DIBACA
