Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima, menerima Plakat Cendramata dari Bupati Karanganyar, saat melakukan Kunjungan Kerja di Karanganyar, Jumat (22/5/26).KARANGANYAR, WARTAGLOBAL.id --
Persoalan perlindungan lahan pertanian dan penataan ruang berkelanjutan menjadi perhatian utama dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI ke Kabupaten Karanganyar. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (22/5/2026), membahas pengawasan terkait persoalan pertanahan hingga optimalisasi Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, menyoroti masih adanya kekurangan capaian target Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Karanganyar. Berdasarkan data terbaru, daerah tersebut masih membutuhkan tambahan sekitar 3,5 persen atau setara 500 hektare lahan guna memenuhi target perlindungan lahan pertanian sebesar 87 persen.
Sebagai solusi konkret, pemerintah pusat disebut akan mempercepat pembangunan jaringan irigasi primer dan tersier Waduk Jlantah. Infrastruktur tersebut diyakini mampu mendukung suplai air sekaligus membuka potensi perluasan area persawahan baru hingga mencapai 1.500 hektare.
“Dengan penguatan irigasi Waduk Jlantah, kebutuhan lahan sawah dilindungi di Karanganyar tidak hanya akan terpenuhi, tetapi juga berpotensi menciptakan surplus lahan pertanian baru di masa mendatang,” ujar Aria Bima.
Kunjungan kerja parlemen itu sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, pelestarian lingkungan hidup, serta pengelolaan tata ruang yang berkesinambungan di Kabupaten Karanganyar.
Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Komisi II DPR RI terhadap berbagai persoalan strategis di wilayahnya. Ia berharap kunjungan tersebut mampu mempercepat penyelesaian masalah pertanahan, terutama terkait perlindungan lahan pertanian produktif di Kabupaten Karanganyar.
Menurutnya, pembangunan daerah harus tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek lingkungan. Karena itu, Pemkab Karanganyar berharap pemerintah pusat terus memberikan dukungan melalui regulasi yang berpihak kepada daerah maupun bantuan pembangunan infrastruktur pertanian.
Rober Christanto juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat swasembada pangan serta memastikan pembangunan di Karanganyar tetap mengedepankan prinsip ramah lingkungan dan berkelanjutan. (Joko S)
KALI DIBACA
