Juru Kunci Temukan Pria Meninggal di Makam Petilasan Gunung Ngrangging, Diduga Akibat Riwayat Penyakit Lambung - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Juru Kunci Temukan Pria Meninggal di Makam Petilasan Gunung Ngrangging, Diduga Akibat Riwayat Penyakit Lambung

Tuesday, 30 June 2026
Petugas Polisi melakukan Evakuasi Jasad Pria yang Ditemukan Meninggal di Makam Petilasan Gunung Ngrangging, Senin (29/6/26).

SRAGEN, WARTAGLOBAL.id --
Warga di sekitar kawasan Makam Petilasan Gunung Ngrangging, Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria yang tergeletak di area permakaman pada Senin (29/6) malam. Korban ditemukan dalam posisi terlentang oleh juru kunci makam saat melakukan pengecekan rutin di lokasi.

Kapolsek Sidoharjo, AKP Fri Gunawan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, laporan dari masyarakat diterima sekitar pukul 23.00 WIB. Korban diketahui berinisial Y (53), warga Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen.

"Begitu menerima informasi dari masyarakat, petugas piket SPK bersama Unit Reskrim langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan pemeriksaan bersama Tim Inafis Polres Sragen serta tim medis dari RSUD Sragen," ujar AKP Fri Gunawan saat dihubungi, Selasa (30/6/2026).

AKP Fri Gunawan menjelaskan, penemuan mayat bermula ketika Pawiro Sumarto selaku juru kunci makam melakukan patroli di kawasan Petilasan Gunung Ngrangging sekitar pukul 22.00 WIB. Saat berada di area makam, ia melihat seorang pria yang tidak dikenalnya sudah terbaring tak bergerak di atas tanah.

Mengetahui hal tersebut, Pawiro segera melaporkan temuannya kepada perangkat desa yang kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana pada tubuh korban. Seluruh barang milik korban juga masih berada di sekitar lokasi dalam kondisi utuh.

Petugas mengamankan sejumlah barang milik korban berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, uang tunai sebesar Rp1,5 juta, sebuah telepon genggam, serta dompet yang berisi identitas korban.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan dari pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan, khususnya penyakit lambung yang kerap dikeluhkan semasa hidupnya. Kondisi tersebut diduga menjadi penyebab korban meninggal dunia di lokasi.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Mereka juga telah membuat surat pernyataan resmi terkait penolakan autopsi, sehingga jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk proses pemulasaran dan pemakaman. (Joko S)

KALI DIBACA