
Polisi melakukan penyelidikan Penemuan Jenazah Bayi yang dibungkus dalam Plastik Hitam di Selokan Laweyan Solo, Sabtu (4/7/26).
SURAKARTA, WARTAGLOBAL.id --
Polresta Surakarta bersama Polsek Laweyan masih menyelidiki kasus penemuan jenazah bayi yang ditemukan di dalam bungkusan plastik hitam di sebuah selokan di Jalan Pisang 2, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Peristiwa tersebut diketahui pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasi Humas AKP Lingga Ramadhani menjelaskan, penemuan jenazah bayi berawal dari laporan warga yang mencium aroma tidak sedap di sekitar lokasi sejak Jumat pagi.
"Saksi bernama Margiyanto mengaku telah mencium bau menyengat di depan rumahnya sejak Jumat pagi. Awalnya, bau tersebut diduga berasal dari bangkai tikus," ujar AKP Lingga Ramadhani, Senin (6/7/2026).
Keesokan harinya, sekitar pukul 16.00 WIB, Margiyanto mengajak saksi lainnya, Kasman, yang baru pulang bekerja, untuk mencari sumber bau tersebut. Setelah dilakukan pencarian, keduanya menemukan sebuah bungkusan plastik hitam di dalam selokan.
"Setelah plastik itu diangkat dari selokan, terlihat kepala seorang bayi yang sudah dalam keadaan meninggal dunia," jelasnya.
Atas temuan tersebut, Margiyanto segera melaporkannya kepada Ketua RT setempat. Informasi kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Kerten Aiptu Galuh Sudarmono, sebelum akhirnya dilaporkan ke Polsek Laweyan.
Mendapatkan laporan tersebut, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mengevakuasi jenazah bayi ke RS Dr. Moewardi Surakarta guna menjalani pemeriksaan visum.
AKP Lingga mengatakan, hingga saat ini Satreskrim Polresta Surakarta masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas bayi tersebut sekaligus memburu pihak yang diduga bertanggung jawab atas peristiwa itu.
"Kami masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap identitas bayi dan mencari pelaku yang bertanggung jawab," katanya.
Polisi juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus tersebut agar segera menyampaikannya kepada aparat kepolisian untuk membantu mempercepat proses pengungkapan.
"Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait peristiwa ini agar segera melapor kepada kepolisian. Setiap informasi yang diberikan akan sangat membantu proses penyelidikan," pungkas AKP Lingga Ramadhani. (Joko S)
KALI DIBACA
