Sepeda Motor Adu Banteng di Jl. Solo-Tawangmangu, Satu Tewas dan 3 Luka Serius - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

More News

logoblog

Sepeda Motor Adu Banteng di Jl. Solo-Tawangmangu, Satu Tewas dan 3 Luka Serius

Thursday, 27 February 2025
KARANGANYAR, WARTAGLOBAL.id -- Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jl. Solo - Tawangmangu, tepatnya di depan Pasar Ngepos, Gayamdompo, Karanganyar, pada Rabu (26/2/2025) sekitar pukul 18:30 WIB. Insiden yang melibatkan dua sepeda motor ini menyebabkan satu orang meninggal dunia.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar, Ipda Yudho Sukarno, mengungkapkan bahwa korban meninggal adalah Agung Riyan Yuliantoro (35), warga Pucang RT 12/RW 6, Srebegan, Ceper, Klaten.

"Korban mengalami luka serius di kepala dan sempat mendapat perawatan di RSUD Karanganyar sebelum akhirnya meninggal dunia," kata Yudho dalam keterangannya, Kamis (27/2/2025).

Kecelakaan bermula saat Agung yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bersama Bagus Kuncoro (20), warga Pilangsari, Sayung, Demak, melaju dari arah timur melewati depan Pasar Ngepos. Pada saat yang sama, sepeda motor Yamaha Jupiter yang dikendarai Nanda Setiawan (21), warga Harjosari, Karangpandan, Karanganyar, bersama Sugino, mencoba menyalip dari arah barat.

Diduga akibat kecepatan tinggi, kedua kendaraan tidak dapat menghindari tabrakan, sehingga terjadi benturan frontal atau adu banteng antara kedua sepeda motor.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Agista Riyan Mulyanto, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan.

"Korban Agung meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di RSUD Karanganyar. Sementara itu, Bagus mengalami luka pada kaki, Nanda mengalami cedera di kepala dan tubuh bagian tengah, sedangkan Sugino mengalami luka pada tangan. Saat ini, ketiganya masih menjalani perawatan di rumah sakit yang sama," jelasnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas guna menghindari kecelakaan serupa di masa mendatang.

(Joko Susilo)

KALI DIBACA