Wujudkan Visi "Semarang Cerdas", Pemkot Semarang Borong Dua Penghargaan Pendidikan dari BBPMP Jateng - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Wujudkan Visi "Semarang Cerdas", Pemkot Semarang Borong Dua Penghargaan Pendidikan dari BBPMP Jateng

Monday, 9 March 2026
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat membuka acara di Balai Kota baru baru ini.

SEMARANG, WARTAGLOBAL.id --
Pemerintah Kota Semarang kembali menorehkan prestasi di bidang pendidikan. Kali ini, Pemkot berhasil memborong dua penghargaan bergengsi dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Tengah (BBPMP) atas capaian kinerja dalam pengelolaan penerimaan siswa baru dan penguatan peran sekolah swasta.

Dua apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BBPMP Jawa Tengah, Nugraheni Triastuti, kepada Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Muhammad Ahsan, pada Kamis (5/3/2026). 

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas tata kelola pendidikan di Semarang yang dinilai semakin inklusif, transparan, dan berpihak pada pemerataan akses belajar bagi seluruh warga.

Agustina menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan itu merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak yang berkomitmen mewujudkan visi “Semarang Cerdas” melalui pemerataan layanan pendidikan.

“Pemkot Semarang sangat mengapresiasi penghargaan ini. Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan visi Semarang Cerdas melalui pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga,” kata Agustina.

Wali Kota mengatakan, salah satu penghargaan yang diraih adalah kategori Kinerja Terbaik Pelibatan Sekolah Swasta dan Kepatuhan Rombongan Belajar (Rombel) dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Melalui kebijakan optimalisasi peran sekolah swasta, Pemkot Semarang berhasil meningkatkan daya tampung siswa hingga 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kebijakan ini juga memastikan proses penerimaan murid baru berjalan sesuai aturan tanpa pelanggaran kuota rombongan belajar.

“Pelibatan sekolah swasta adalah langkah strategis kami untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan akses pendidikan. Melalui skema ini, kami berhasil meningkatkan daya tampung hingga 15 persen, sehingga distribusi calon peserta didik menjadi lebih merata dan tidak hanya bertumpu pada sekolah negeri,” pungkasnya.

Selain itu, Pemkot Semarang juga menerima penghargaan Sinergi dan Kolaborasi Program Prioritas Kemendikdasmen dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Apresiasi tersebut diberikan atas kepatuhan serta respons cepat pemerintah daerah dalam mengimplementasikan berbagai kebijakan pendidikan nasional di tingkat daerah.

Menurut Agustina, pemerintah kota terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat agar kualitas pendidikan di Semarang dapat berkembang selaras dengan standar nasional.

“Kami berkomitmen menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama. Sinergi dengan program prioritas Kemendikdasmen terus kami perkuat agar kualitas pembelajaran di Semarang selaras dengan standar nasional, bahkan bisa melampauinya melalui berbagai inovasi lokal,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan bahwa kepatuhan terhadap jumlah rombongan belajar dalam sistem penerimaan siswa baru menjadi salah satu kunci menjaga kualitas pendidikan. Dengan tidak memaksakan jumlah siswa melebihi kuota resmi, proses belajar mengajar di kelas diharapkan berlangsung lebih efektif dan kondusif.

“Ke depan, capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga integritas di setiap sekolah. Kami ingin semangat Semarang Cerdas benar-benar dirasakan manfaatnya melalui akses pendidikan yang berkualitas dan merata bagi setiap anak,” ujarnya. (Hans)

KALI DIBACA