Akibat Cuaca Buruk dan Ekstrem PT. ASDP Jepara Hentikan Sementara Pelayaran KMP Siginjai Rute Karimunjawa.JEPARA, WARTAGLOBAL.id --
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Jepara secara resmi menghentikan sementara seluruh aktivitas pelayaran KMP Siginjai rute Jepara–Karimunjawa dan sebaliknya, menyusul peringatan cuaca buruk yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tertanggal 12 Januari 2026.
Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan analisis dan prakiraan cuaca maritim BMKG yang menyebutkan adanya potensi cuaca ekstrem di wilayah Perairan Laut Jawa bagian utara, termasuk perairan Jepara dan Kepulauan Karimunjawa.
Kondisi cuaca dipengaruhi oleh peningkatan kecepatan angin dan dinamika atmosfer regional, yang berpotensi memicu gelombang laut sedang hingga tinggi, disertai angin kencang dan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Situasi tersebut dinilai berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi kapal penumpang dan aktivitas wisata bahari.

Pelayaran KMP Siginjai Dihentikan Sementara
Supervisor Usaha Pelabuhan dan Penyeberangan Jepara Cabang Surabaya PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Chairil Oka Juanda, menyampaikan pengumuman resmi bahwa:
KMP Siginjai rute Jepara–Karimunjawa dan sebaliknya dinyatakan tidak berlayar (off) mulai Rabu, 13 Januari hingga Jumat, 16 Januari 2026, karena kondisi cuaca belum memungkinkan untuk pelayaran yang aman.
Menurut Chairil, keputusan tersebut bukan semata kebijakan internal, melainkan bentuk kepatuhan terhadap rekomendasi keselamatan pelayaran yang bersumber dari BMKG dan otoritas terkait.
“Kami menjadikan informasi resmi BMKG tertanggal 12 Januari 2026 sebagai acuan utama. Keselamatan pelayaran dan penumpang adalah prioritas. Jika hasil pemantauan menunjukkan potensi risiko, maka penundaan atau penghentian sementara pelayaran wajib dilakukan,” tegasnya, Selasa (13/1/26).
Syarat Operasional Pelayaran
Chairil menambahkan bahwa seluruh armada ASDP, termasuk KMP Siginjai, hanya akan kembali dioperasikan apabila:
Cuaca dan tinggi gelombang berada dalam batas aman sesuai standar keselamatan pelayaran,
Mendapat rekomendasi resmi dari Syahbandar, dan melalui penilaian teknis internal dari pihak ASDP.
“Kami mengimbau masyarakat dan calon penumpang untuk tidak memaksakan perjalanan, terus memantau perkembangan cuaca, dan mengikuti arahan petugas di pelabuhan,” tambahnya.

Imbauan bagi Masyarakat dan Wisatawan
Sejalan dengan keputusan ASDP, BMKG dan pihak pelabuhan juga mengeluarkan imbauan agar:
Nelayan tradisional, kapal wisata, dan kapal cepat meningkatkan kewaspadaan,
Wisatawan menuju Karimunjawa bersikap fleksibel terhadap jadwal perjalanan,
Keselamatan diutamakan di atas kepentingan wisata maupun ekonomi.
Kesimpulan
Dengan mengacu pada analisis BMKG 12 Januari 2026, kondisi perairan Jepara–Karimunjawa dinilai belum sepenuhnya kondusif dan memerlukan kewaspadaan tinggi. Penghentian sementara pelayaran KMP Siginjai menjadi langkah preventif untuk mencegah risiko kecelakaan laut. Operasional pelayaran baru akan dibuka kembali setelah cuaca dinyatakan aman oleh BMKG dan otoritas pelabuhan, dengan keselamatan sebagai pertimbangan utama.
(Petrus)
KALI DIBACA
