Kapolres Sukoharjo Pimpin Latpraops Keselamatan Candi 2026 untuk Menekan Angka LakaLantas - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Kapolres Sukoharjo Pimpin Latpraops Keselamatan Candi 2026 untuk Menekan Angka LakaLantas

Friday, 30 January 2026
Polres Sukoharjo Gelar Latpraops Keselamatan Candi 2026, untuk mempersiapkan Personel menekan Angka LakaLantas, Kamis (29/1/26).

SUKOHARJO, WARTAGLOBAL.id --
Menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Sukoharjo menyiapkan langkah strategis melalui kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) yang digelar di Aula Rupatama R. Koesnadi, Kamis 29 Januari 2026. Sekitar 40 personel mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk kesiapan menghadapi rangkaian operasi kepolisian, termasuk Operasi Ketupat Candi 2026.

Latpraops dipimpin langsung oleh Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, S.H., S.I.K., dan dihadiri Wakapolres Sukoharjo Kompol Paristutik, S.H., jajaran pejabat utama, para perwira, serta personel yang akan terlibat dalam operasi. Tema yang diangkat berfokus pada upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman serta nyaman di wilayah hukum Polres Sukoharjo.

Dalam pemaparannya, Kabag Ops Polres Sukoharjo Kompol Yulianto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 merupakan operasi kewilayahan yang menitikberatkan langkah preemtif dan preventif, disertai penegakan hukum secara proporsional. Ia menyebutkan bahwa target pelaksanaan operasi terdiri dari 40 persen kegiatan preemtif, 40 persen preventif, dan 20 persen represif.

Menurutnya, fokus utama operasi ini adalah menekan angka pelanggaran lalu lintas sekaligus mengurangi fatalitas akibat kecelakaan, sehingga kondisi lalu lintas yang tertib dan aman dapat terwujud di wilayah Sukoharjo.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Sukoharjo AKP Arwan Nur Syamhadi, S.E., memaparkan hasil pemetaan terkait potensi gangguan lalu lintas, mulai dari ambang gangguan hingga gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan kecelakaan. Ia menegaskan bahwa sejumlah ruas jalan di Sukoharjo telah diidentifikasi sebagai titik rawan pelanggaran dan kecelakaan yang akan menjadi prioritas pengawasan selama operasi berlangsung.

Di sisi lain, Kasat Lantas Polres Sukoharjo AKP Doohan Octa Prasetya, S.Tr.K., S.I.K., CPHR, menekankan bahwa penegakan hukum selama operasi akan mengutamakan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Ia menjelaskan bahwa sekitar 95 persen penindakan dilakukan melalui ETLE, sementara tilang manual hanya diterapkan dalam kondisi tertentu dengan tetap mengedepankan pendekatan profesional dan humanis.

Kapolres Sukoharjo dalam sambutannya mengingatkan bahwa kesiapan personel menjadi faktor penting mengingat Operasi Keselamatan Candi 2026 akan berlangsung pada 2–15 Februari 2026, bertepatan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang bulan Ramadan. Ia menyoroti bahwa angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sukoharjo masih tergolong tinggi dan menunjukkan tren peningkatan.

Melalui operasi ini, Kapolres berharap angka kecelakaan dapat ditekan secara signifikan, bahkan mengarah pada target zero fatalitas. Ia juga menegaskan pentingnya mempertahankan serta meningkatkan kegiatan sosialisasi dan edukasi tertib berlalu lintas yang selama ini telah berjalan.

“Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sukoharjo masih cukup tinggi dan cenderung meningkat. Melalui operasi ini, kami berharap dapat menekan angka laka lantas, bahkan mengarah pada zero fatalitas,” kata Kapolres.

Selain itu, Kapolres menekankan perlunya profesionalisme seluruh personel yang terlibat, dengan mengedepankan pendekatan humanis serta memperkuat koordinasi lintas instansi guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Melalui Latpraops ini, diharapkan seluruh anggota memiliki pemahaman yang selaras terkait sasaran operasi, metode bertindak, serta strategi pelaksanaan di lapangan. Dengan demikian, Operasi Keselamatan Candi 2026 dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sukoharjo. (Joko S)

KALI DIBACA