Pemkot Semarang Gelar Kerja Bakti Bersama Warga Bersihkan Sungai - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Pemkot Semarang Gelar Kerja Bakti Bersama Warga Bersihkan Sungai

Saturday, 31 January 2026
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memimpin kegiatan Karya Bakti Pembersihan Sungai yang digelar di Kembangsari (depan Hotel MG Setos) Kecamatan Semarang Tengah, Jumat (30/1/2026).

SEMARANG, WARTAGLOBAL.id --
Pemerinta Kota (Pemkot) Semarang terus memperkuat upaya pencegahan banjir melalui pembersihan sungai secara menyeluruh dan berkelanjutan. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Karya Bakti Pembersihan Sungai yang digelar di Kembangsari (depan Hotel MG Setos) Kecamatan Semarang Tengah, Jumat (30/1/2026).

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menegaskan, bahwa sungai menjadi simpul penting dalam menjaga keselamatan kota, terutama di wilayah padat aktivitas. Karena itu, pembersihan dilakukan tidak parsial, melainkan menyeluruh dengan melibatkan warga dan berbagai elemen masyarakat.

“Sungainya akan dibersihkan dari ujung ke ujung yang ada di Semarang Tengah. Ini kerja bersama dengan seluruh warga. Kalau seperti ini terus, sungai bersih dan tentu akan mengurangi kemungkinan banjir,” kata Agustina.

Menurutnya, keterlibatan aktif warga masyarakat menjadi kunci keberhasilan menjaga keselamatan lingkungan. Dirinya ingin pola sinergi di Semarang Tengah ini menjadi standar baru bagi wilayah lain.

“Kalau warga di kecamatan lain juga bisa bekerja sama seperti ini, Kota Semarang akan jauh lebih bersih. Dengan turun langsung, persoalan lapangan seperti tanggul rusak, pinggiran sungai yang sudah keropos, pohon-pohon yang sudah rimbun, atau hambatan teknis lainnya bisa segera kelihatan dan kita bereskan tanpa menunggu lama,” ungkapnya.

Tidak hanya fokus pada mitigasi bencana, Agustina memproyeksikan jalan inspeksi sungai tersebut sebagai ruang publik produktif. Dia berencana menyulap jalur tersebut menjadi trek sepeda yang estetik guna mendukung sektor pariwisata kota.

“Jika jalan inspeksinya rapi dan rata, ini bisa jadi trayek sepeda. Orang sekarang senang bersepeda dan berjalan-jalan. Ini bisa kita upayakan,” imbuhnya.

Menariknya, kegiatan Karya Bakti ini turut melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai bagian dari semangat Semarang Damai, menegaskan bahwa isu lingkungan adalah tanggung jawab bersama lintas komunitas.

“Kami akan terus memastikan kegiatan pembersihan sungai terus bergulir di Kota Semarang sebagai langkah nyata menjaga lingkungan, mengurangi risiko banjir, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga kota,” pungkas Agustina. (Hans)

KALI DIBACA