Satlantas Polres Wonogiri Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026 Kedepankan Pendekatan Humanis - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Satlantas Polres Wonogiri Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026 Kedepankan Pendekatan Humanis

Saturday, 31 January 2026
Petugas Satlantas Polres Wonogiri, saat melakukan Operasi Keselamatan Candi 2026 dengan mengedepankan Pendekatan Humanis, Sabtu (31/1/26).

WONOGIRI, WARTAGLOBAL.id --
Polres Wonogiri memastikan pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai Senin hingga Minggu, 2–15 Januari 2026. Selama periode tersebut, masyarakat diminta lebih disiplin dalam berlalu lintas, termasuk melengkapi dokumen kendaraan serta mematuhi seluruh aturan di jalan raya.

Kasat Lantas Polres Wonogiri, AKP Julius Marlon Gawe, menegaskan bahwa mayoritas penindakan pelanggaran akan dilakukan melalui sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE). Ia menyebutkan sekitar 95 persen penegakan hukum mengandalkan ETLE, sementara tilang manual hanya diterapkan secara terbatas, yakni lima persen, dengan tetap mengedepankan sikap profesional dan humanis.

“Sebanyak 95 persen penindakan dilakukan melalui ETLE, sedangkan tilang manual hanya lima persen dan bersifat terbatas. Pendekatan humanis dan profesional tetap menjadi prioritas,” ujarnya, Sabtu (31/1/26).

Sebelum operasi dimulai, jajaran Polres Wonogiri telah menggelar latihan praoperasi sebagai bentuk kesiapan personel. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Sanika Satyawada Polres Wonogiri pada Jumat pagi dan diikuti oleh pejabat utama, perwira, serta anggota yang terlibat langsung dalam operasi.

Kabag Ops Polres Wonogiri, Kompol Agus Syamsudin, menjelaskan bahwa operasi ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangun citra positif Polri di mata masyarakat melalui pelayanan yang simpatik dan edukatif.

Di sisi lain, Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, menyampaikan bahwa fokus utama operasi menyasar perilaku pengguna jalan yang berisiko menimbulkan kecelakaan. Menurutnya, upaya penertiban dilakukan bukan semata-mata untuk penindakan, tetapi juga sebagai langkah pencegahan agar keselamatan pengguna jalan lebih terjamin.

Pelanggaran yang menjadi perhatian petugas antara lain pengendara yang tidak mengenakan helm atau sabuk pengaman, penggunaan ponsel saat berkendara, melawan arus, melebihi batas kecepatan, hingga mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Selain itu, kendaraan yang tidak laik jalan, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi, serta kendaraan over dimension dan over loading (ODOL) juga menjadi sasaran penertiban.

Petugas turut melakukan pengawasan di sejumlah titik rawan kecelakaan, kemacetan, dan lokasi bottleneck guna mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas selama operasi berlangsung.

AKP Anom menambahkan, pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 menjadi langkah strategis menjelang momentum Ramadan dan Idulfitri, di mana mobilitas masyarakat cenderung meningkat. Dengan pendekatan preemtif dan preventif yang diutamakan, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin tumbuh dan angka kecelakaan dapat ditekan secara signifikan. (Joko S)

KALI DIBACA