Bupati Sragen Salurkan Bantuan RTLH 2026, Prioritaskan Warga Miskin dan Disabilitas di Sumberlawang - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Bupati Sragen Salurkan Bantuan RTLH 2026, Prioritaskan Warga Miskin dan Disabilitas di Sumberlawang

Thursday, 12 February 2026
Bupati Sragen, Sigit, Salurkan Bantuan RTLH 2026, Prioritaskan Warga Miskin dan Disabilitas di Sumberlawang, Senin (9/2/26).

SRAGEN, WARTAGLOBAL.id --
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sragen tetap menempatkan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai prioritas untuk masyarakat kurang mampu. Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Sragen Sigit Pamungkas saat menyerahkan bantuan RTLH kepada dua warga di Kecamatan Sumberlawang, Senin (9/2/26).

Penyaluran bantuan dilakukan di dua desa, yakni Desa Ngandul dan Desa Mojopuro. Bupati Sigit hadir bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sragen Yuniarti beserta jajaran, Camat Sumberlawang Iwan Budiyanto, serta kepala desa setempat.

Dua penerima bantuan tersebut adalah Sutini (93), warga Desa Ngandul yang hidup seorang diri, dan Wagiyem (66), warga Desa Mojopuro. Keduanya dinilai memenuhi syarat sebagai penerima bantuan karena kondisi tempat tinggal yang sudah tidak layak huni.

Masing-masing penerima memperoleh bantuan perbaikan rumah sebesar Rp20 juta. Selain itu, Pemkab Sragen juga memberikan perlengkapan rumah tangga seperti kasur dan alat salat, serta bantuan makanan guna menunjang kebutuhan dasar sehari-hari.

Bupati Sigit menjelaskan bahwa pada tahun 2026, program RTLH difokuskan pada rumah dengan tingkat kerusakan berat, khususnya milik keluarga miskin dan penyandang disabilitas. Penilaian kelayakan mengacu pada tiga indikator utama yang dikenal dengan istilah Aladin (atap, lantai, dan dinding).

“Pagi hari ini kami berada di kediaman Mbah Sutini. Beliau sudah berusia 93 tahun dan hidup seorang diri. Kondisi rumahnya sangat memprihatinkan dan tidak layak huni,” ujar bupati, Kamis (12/2/26).

Menurutnya, proses perbaikan rumah akan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat setempat dan mendapat dukungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Langkah ini diharapkan mampu mempercepat perbaikan sekaligus memperkuat kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

“Harapannya, setelah dilakukan perbaikan, rumah penerima bantuan bisa menjadi lebih bagus, lebih sehat, dan lebih aman,” imbuhnya.

Bupati Sigit menegaskan bahwa program bantuan RTLH Sragen tidak sebatas renovasi bangunan. Pemerintah juga memberikan dukungan kebutuhan dasar seperti permakanan, pakaian, dan sembako. Program ini turut mendapat dukungan dari Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Sragen.

“Penerima bantuan RTLH diprioritaskan bagi keluarga miskin dan penyandang disabilitas yang telah melalui proses verifikasi lapangan,” pungkasnya.

Melalui program RTLH 2026 ini, Pemkab Sragen berharap kualitas hidup warga kurang mampu dapat meningkat, sekaligus memastikan setiap masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak, sehat, dan aman untuk dihuni. (Joko S)

KALI DIBACA