Antisipasi Unjuk Rasa Anarkis, Kapolres Wonogiri Pimpin Apel Pengecekan Tim Negosiator dan Gakkum - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Antisipasi Unjuk Rasa Anarkis, Kapolres Wonogiri Pimpin Apel Pengecekan Tim Negosiator dan Gakkum

Monday, 30 March 2026
Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, saat memimpin Apel Siaga Tim Negosiator dan Gakkum Antisipasi Unjuk Rasa.

WONOGIRI, WARTAGLOBAL.id --
Dalam upaya mengantisipasi potensi aksi unjuk rasa, Polres Wonogiri menggelar apel pengecekan kesiapan personel negosiator dan tim penegakan hukum (gakkum), Sabtu (30/3/2026) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., di halaman apel Mapolres Wonogiri.

Apel tersebut diikuti oleh Wakapolres Wonogiri Kompol Parwanto, S.H., M.H., para pejabat utama, Kapolsek jajaran, serta seluruh anggota Polres Wonogiri sebagai bentuk konsolidasi kesiapan menghadapi dinamika situasi kamtibmas.

Sebagai langkah konkret, Polres Wonogiri membentuk pleton negosiator berjumlah 60 personel. Tim ini bertugas sebagai mediator yang mengedepankan pendekatan persuasif dan dialog, sekaligus berperan sebagai “kawan demokrasi” untuk meredam potensi konflik di lapangan.

Selain itu, dibentuk pula dua tim gakkum yang memiliki fungsi berbeda, yakni tim penanganan tindak pidana akibat aksi anarkis dan kerusuhan massa, serta tim khusus yang menangani unjuk rasa anarkis yang melibatkan perempuan dan anak-anak. Kedua tim tersebut diharapkan mampu bekerja secara profesional sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo dalam arahannya menjelaskan bahwa apel ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolda Jawa Tengah terkait pembentukan tim negosiator dan gakkum di setiap wilayah hukum.

“Perkembangan situasi global dan potensi ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah dapat memicu terjadinya unjuk rasa. Oleh karena itu, kita harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi segala kemungkinan,” ujar Kapolres.

Ia juga menegaskan pentingnya seluruh personel untuk terus melakukan pemantauan situasi secara intensif serta mengedepankan langkah-langkah preventif dalam setiap kegiatan pengamanan.

Pendekatan humanis dan profesional menjadi hal yang wajib diterapkan, termasuk dengan membangun komunikasi yang baik bersama seluruh elemen masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif.

Kapolres turut menekankan pentingnya sinergi antar fungsi di internal kepolisian agar potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini.

Di akhir arahannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota atas dedikasi dan loyalitas dalam menjaga keamanan wilayah hukum Polres Wonogiri.

Apel pengecekan berlangsung dengan tertib dan lancar, mencerminkan kesiapan awal personel. Meski demikian, peningkatan koordinasi, komunikasi, serta profesionalisme tetap diperlukan guna mengoptimalkan penanganan unjuk rasa di masa mendatang. (Joko S)

KALI DIBACA