Panglima TNI Instruksikan Seluruh Prajurit Siaga 1 - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Panglima TNI Instruksikan Seluruh Prajurit Siaga 1

Monday, 9 March 2026

Instruksi tersebut tertuang dalam Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 

JAKARTA, WARTAGLOBAL.id --
Merespons perkembangan situasi perang di kawasan Timur Tengah serta dinamika keamanan dalam negeri, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menginstruksikan seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk meningkatkan kesiapsiagaan dengan status Siaga 1.

Instruksi tersebut tertuang dalam Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang ditandatangani oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun di Jakarta, pada Minggu, 1 Maret 2026.

Dalam telegram tersebut, terdapat tujuh instruksi utama yang harus dilaksanakan seluruh jajaran TNI.

Pertama, Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) TNI diminta menyiagakan personel dan alat utama sistem senjata (alutsista) di satuan masing-masing. Selain itu, mereka juga diperintahkan melaksanakan patroli di berbagai objek vital strategis dan sentra perekonomian, seperti bandara, pelabuhan laut maupun sungai, stasiun kereta api, terminal bus, serta kantor PLN.

Kedua, Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) diperintahkan melaksanakan deteksi dini serta pengamatan udara secara terus-menerus selama 24 jam.

Ketiga, Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI menginstruksikan para Atase Pertahanan (Athan) RI di negara-negara yang terdampak konflik untuk melakukan pendataan, pemetaan situasi, serta menyiapkan rencana evakuasi bagi warga negara Indonesia (WNI) apabila diperlukan. Langkah ini dilakukan dengan berkoordinasi bersama Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), serta otoritas terkait sesuai eskalasi di kawasan Timur Tengah.


Keempat, Kodam Jaya/Jayakarta diminta meningkatkan patroli di sejumlah objek vital strategis dan kawasan kedutaan besar negara sahabat, serta mengantisipasi perkembangan situasi guna menjaga kondusivitas wilayah DKI Jakarta.

Kelima, satuan intelijen TNI diperintahkan melaksanakan deteksi dini dan upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan di objek vital strategis maupun kawasan kedutaan, sekaligus memantau perkembangan situasi di wilayah ibu kota.

Keenam, Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) TNI diminta melaksanakan status siaga di satuan masing-masing.

Ketujuh, seluruh satuan TNI diminta melaporkan setiap perkembangan situasi secara berkala kepada Panglima TNI.

“Telegram ini merupakan perintah,” demikian bunyi salah satu bagian dalam telegram yang beredar, pada Sabtu (7/3/2026).

Telegram tersebut ditujukan kepada sejumlah pejabat tinggi TNI, di antaranya Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Kasum TNI, Irjen TNI, para Pangkotamaops TNI, serta berbagai pejabat utama dan komandan satuan di lingkungan Mabes TNI. (**)

KALI DIBACA