Terjatuh, Pengendara Motor Tewas di TKP Simpang Tiga Gambiran Sragen - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Terjatuh, Pengendara Motor Tewas di TKP Simpang Tiga Gambiran Sragen

Monday, 30 March 2026
Petugas Satlantas Polres Sragen, melakukan Evakuasi terhadap pengendara Motor yang tewas terjatuh di Simpang Tiga Gambiran, Senin (30/3/26).
SRAGEN, WARTAGLOBAL.id --
Peristiwa kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor di Jalan Raya Sukowati, tepatnya di simpang tiga Gambiran, Kelurahan Sine, Kota Sragen, pada Senin (30/3/26) sekitar pukul 04.30 WIB.

Korban diketahui bernama Davi Fajar Mukti (23), warga Tegalsari, Desa Bendungan, Kecamatan Kedawung, Sragen. Ia mengalami luka berat di bagian kepala serta pendarahan dari hidung, telinga, dan mulut, disertai sejumlah luka lain yang mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Dari informasi yang dihimpun, korban mengendarai sepeda motor seorang diri dari arah timur sebelum akhirnya terjatuh di dekat pembatas beton (barier) yang berada di tengah jalan.

Ketua PSC 119 Sukowati Sragen, Udayanti Proborini, melalui Sekretaris PSC 119, Nengah Adnyana Oka Manuaba, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga terkait insiden tersebut.

“Awalnya kami mendapat informasi dari masyarakat mengenai lakalantas dengan korban meninggal dunia. Kami langsung melakukan assesmen dan evakuasi korban ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Oka.

Tim PSC 119 kemudian mengerahkan ambulans untuk mengevakuasi korban menuju Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan petugas kepolisian serta bantuan dari warga sekitar.

Kasatlantas Polres Sragen, AKP Kukuh Tirto Satria Leksono, turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama pada jam-jam rawan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan baik sebelum berkendara, terutama pada dini hari. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar AKP Kukuh.

Kejadian ini kembali menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian saat berkendara, terutama pada waktu dini hari ketika kondisi jalan relatif sepi namun berisiko tinggi terhadap kecelakaan. (Joko S)

KALI DIBACA