Jepara Heboh! Pinggir Jalan Disulap Jadi Mesin ATM Desa - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Jepara Heboh! Pinggir Jalan Disulap Jadi Mesin ATM Desa

Thursday, 23 April 2026
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menandatangani kerjasama dengan PLTU Tanjung Jati B dengan program penanaman tanaman buah sebanyak lebih dari 700 pohon, Rabu (22/4/26).

JEPARA, WARTAGLOBAL.id --
Terobosan inovatif kembali ditunjukkan oleh Witiarso Utomo. Pemerintah Kabupaten Jepara resmi meluncurkan program penanaman tanaman buah di sepanjang turus jalan sebagai strategi peningkatan ekonomi desa, yang digelar di Desa Jinggotan, Kecamatan Kembang, Rabu (22/4/26).

Program ini bukan sekadar penghijauan biasa. Di tangan Pemkab Jepara, lahan pinggir jalan yang selama ini terabaikan disulap menjadi “lorong pangan produktif” yang berpotensi menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes).

Menurut Bupati Witiarso Utomo, program ini bertujuan mengubah paradigma masyarakat terhadap lahan marginal.

“Turus jalan yang biasanya hanya ditumbuhi semak, kini kita ubah jadi sumber ekonomi. Ini langkah nyata untuk menaikkan PAD desa,” tegasnya.

Sebanyak lebih dari 700 pohon ditanam dengan dukungan CSR dari PLTU Tanjung Jati B, dengan 462 pohon ditanam dalam tahap awal di Desa Jinggotan.

Jenis tanaman yang dipilih bukan sembarangan. Pemerintah memilih, Mangga Kioji, dan Kelengkeng.

Kedua komoditas ini dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi serta cocok dengan kondisi lahan di Kecamatan Kembang.

“Satu pohon bisa menghasilkan Rp500 ribu hingga Rp1 juta saat panen,” ungkap Bupati.

Jika dikembangkan secara maksimal, program ini berpotensi menjadi sumber pendapatan berkelanjutan bagi desa.

Terobosan inovatif kembali ditunjukkan oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo. Sebanyak lebih dari 700 pohon ditanam dengan dukungan CSR dari PLTU Tanjung Jati B. Program penanaman tanaman buah di sepanjang turus jalan sebagai strategi peningkatan ekonomi desa, Rabu (22/4/26).

Program ini akan dikembangkan di beberapa wilayah, antara lain: Sumanding, Bucu, Cepogo, Dudakawu, Pendem dan Jinggotan.

Pendampingan teknis dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Jepara untuk memastikan tanaman tumbuh optimal hingga masa panen.

Kepala Desa Jinggotan, Solikin, menyambut baik program ini. Selain memperindah desa, ini juga meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga lingkungan dan ikut merawat tanaman.

Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor utama agar program ini berhasil dan berkelanjutan.

BANGUN EKONOMI DESA

Bupati menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari strategi besar pembangunan desa berbasis potensi lokal.

 “Saya ingin manfaat ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat. Ini bukan sekadar penghijauan, tapi solusi nyata kesejahteraan,” tegasnya.

Program “ATM Desa” ini menjadi bukti bahwa inovasi sederhana bisa berdampak besar.
Dari pinggir jalan… kini tumbuh harapan baru bagi ekonomi desa.

Jepara memberi contoh, lahan kecil, jika dikelola cerdas, bisa jadi sumber cuan besar.

(Petrus)

KALI DIBACA