Ribuan Warga Hadiri Silaturahmi dan Tabligh Akbar Muhammadiyah di Kajen, Hadirkan Mendikdasmen Abdul Mu’tiPEKALONGAN, WARTAGLOBAL.id --
Ribuan warga, simpatisan, serta kader organisasi otonom Muhammadiyah memadati halaman Masjid Raya Al Khuzaemah Kajen, Kabupaten Pekalongan, dalam acara Silaturahmi dan Tabligh Akbar yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan, Jumat (2/4/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut menghadirkan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Abdul Mu’ti, M.Ed., sebagai pemateri utama. Kehadiran tokoh nasional tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang ingin mendengarkan tausiyahnya.
Ketua PDM Kabupaten Pekalongan, Drs. KH. Mulyono, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prof. Abdul Mu’ti yang dinilai memberikan semangat baru bagi warga Muhammadiyah di Kabupaten Pekalongan.
“Kerja keras, kerja cerdas, dan kerja cermat harus menjadi landasan kita. Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Prof. Abdul Mu’ti yang membuat kebahagiaan warga Muhammadiyah Pekalongan semakin sempurna,” ujarnya.
Ia juga berharap momentum ini semakin memperkuat peran Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pelayanan umat guna mewujudkan masyarakat Islam yang maju dan bermartabat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan daerah.
“Sinergi yang terjalin selama ini sangat luar biasa. Banyak persoalan di bidang pendidikan dan kesehatan yang terbantu oleh peran Muhammadiyah,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan publik serta menjaga transparansi pemerintahan. Selain itu, Pemkab Pekalongan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan melalui efisiensi anggaran, termasuk mengalihkan rencana pembangunan kantor DPRD yang terbakar tahun lalu untuk perbaikan jalan.
Dalam tausiyahnya, Mendikdasmen Prof. Abdul Mu’ti menekankan pentingnya menjaga tradisi luhur keislaman di Indonesia, termasuk budaya halal bihalal dan saling memaafkan setelah Idulfitri.
Menurutnya, ungkapan “Mohon Maaf Lahir dan Batin” merupakan kekhasan masyarakat Indonesia yang mencerminkan semangat persaudaraan dan saling memaafkan.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun ketakwaan dengan memperbanyak sedekah, menahan amarah, serta saling memaafkan sesama. Selain itu, masyarakat diimbau untuk bijak menggunakan media sosial agar tidak merusak hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Jangan sampai media sosial merusak persaudaraan. Hindari prasangka buruk, jangan merasa lebih baik dari orang lain, dan mari saling memuliakan sesama,” pesannya.
Acara Silaturahmi dan Tabligh Akbar tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, serta mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang hadir. (Ari)
KALI DIBACA