Zeline Quensa Azahra Harumkan Pekalongan, Lolos Finalis Putri Kebaya Indonesia 2026 Kategori Cilik - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Zeline Quensa Azahra Harumkan Pekalongan, Lolos Finalis Putri Kebaya Indonesia 2026 Kategori Cilik

Monday, 20 April 2026
Zeline Quensa Azahra, Wakil Jateng di Ajang Putri Kebaya Indonesia, Gabungkan Talenta dan Pelestarian Budaya, Senin (20/4/26).

PEKALONGAN, WARTAGLOBAL.id --
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda asal Pekalongan, Jawa Tengah. Zeline Quensa Azahra, putri cilik berbakat, berhasil lolos sebagai Finalis Putri Kebaya Indonesia 2026 kategori Cilik, mewakili Jawa Tengah 3, Senin (20 /4/2026).

Keberhasilan ini diraih setelah Zeline melewati proses seleksi ketat yang diselenggarakan panitia melalui akun Instagram resmi @putrikebayaindonesia. Ajang tersebut diikuti sekitar 60 peserta berbakat dari seluruh Indonesia.

Perjalanan Zeline menuju panggung nasional tidaklah mudah. Ia harus bersaing sejak tahap audisi tingkat provinsi di Semarang, kemudian melaju ke babak karantina dan kompetisi di Solo selama tiga hari. Dalam setiap tahapan, Zeline menunjukkan kemampuan terbaiknya, mulai dari unjuk bakat, public speaking, hingga kepiawaiannya mempresentasikan budaya dan potensi wisata daerah.

Kemampuan bermain piano dan bernyanyi menjadi nilai tambah yang mengantarkan Zeline masuk Top 10, Top 5, hingga akhirnya menembus Top 3 tingkat provinsi, sekaligus memastikan tiket menuju ajang nasional.

Tak hanya berprestasi di panggung kompetisi, Zeline juga aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Ia menggagas inisiatif bertajuk Kebaya Kid Corner by Zeline, sebagai ruang edukasi budaya sekaligus aksi sosial.

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Zeline sukses menggelar kegiatan bertema “Kartini Masa Kini: Berkebaya & Berdaya!” di kawasan UMKM Legendaris Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, pada 19 April 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan para pelaku UMKM dan diisi dengan sesi podcast eksklusif bersama pedagang lokal. Melalui kegiatan ini, Zeline tidak hanya berbagi inspirasi, tetapi juga turut mempromosikan produk-produk lokal.

Dalam setiap kegiatannya, Zeline mengusung konsep “Misi 3B: Berbicara, Bergerak, Berbagi”, yakni:

Berbicara: Mengenalkan kebaya dan budaya melalui podcast serta advokasi.

Bergerak: Turun langsung berkolaborasi dengan UMKM lokal, seperti Bakularis Pekalongan.

Berbagi: Melakukan aksi sosial berupa pembagian sembako kepada tukang becak, kaum dhuafa, dan janda kurang mampu.


Salah satu momen menarik dalam acara tersebut adalah sesi “Pesona Kartini: Pedagang Berkebaya”, di mana para pelaku UMKM tampil anggun mengenakan kebaya saat berjualan. Inisiatif ini mendapat dukungan penuh dari Ernawati, Koordinator Penggiat UMKM Bazar Kuliner Legendaris Kabupaten Pekalongan, yang menilai pelestarian budaya bisa dimulai dari kebiasaan sehari-hari, termasuk dalam berpakaian.

“Misi kami adalah mengajarkan anak-anak agar tidak kehilangan warisan budaya di tengah perkembangan zaman. Kami mendukung hobi anak selama itu positif, tidak dipaksakan, dan bermanfaat bagi sesama,” ujar Mama Dewi, ibu Zeline, dalam wawancara.

Dengan semangat muda yang sarat nilai budaya, Zeline membuktikan bahwa kebaya bukan sekadar busana tradisional, tetapi juga simbol karakter perempuan yang berdaya, berbudaya, dan berprestasi.

Masyarakat pun diajak untuk memberikan dukungan kepada Zeline Quensa Azahra dalam ajang Finalis Putri Kebaya Indonesia 2026, sebagai bentuk apresiasi terhadap generasi muda pelestari budaya bangsa. ( Ari )

KALI DIBACA