Kondisi di lokasi Laka Lantas di Jalan Jogja-Solo, tepatnya di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Sabtu (30/5/26) Pagi.KLATEN, WARTAGLOBAL.id --
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor Honda Genio dan sebuah dump truk terjadi di Jalan Jogja-Solo, tepatnya di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Insiden yang terjadi pada Jumat (29/5/2026) pagi itu mengakibatkan pasangan suami istri asal Jakarta Timur meninggal dunia.
Korban diketahui berinisial MP (51) dan SL (52), warga Pangkalan Jati, Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Genio bernomor polisi AB 3242 BK saat kecelakaan terjadi.
Seorang warga sekitar lokasi berinisial U mengaku mendengar suara benturan keras sekitar pukul 07.30 WIB. Saat keluar rumah dan melihat ke arah jalan, ia mendapati sebuah dump truk dan sepeda motor dalam kondisi tergeletak di lokasi kejadian.
"Saya mendengar suara benturan keras, lalu melihat ada kecelakaan. Setelah itu saya berlari ke UGD puskesmas untuk meminta bantuan," ujarnya.
Menurutnya, posisi sepeda motor berada di bawah sisi kiri belakang dump truk. Sementara kedua pengendara mengalami luka parah akibat benturan tersebut.
Dari kondisi di lokasi, warga menduga kedua kendaraan melaju dari arah Yogyakarta menuju Solo. Dump truk diduga hendak berputar arah melalui celah median jalan sebelum akhirnya terjadi tabrakan dengan sepeda motor yang berada di jalur yang sama.
"Kalau dilihat dari posisinya, truk dan motor sama-sama dari arah Jogja. Kemungkinan truk hendak putar balik di median, lalu terjadi benturan," katanya.
Warga setempat juga menyoroti tingginya risiko kecelakaan di lokasi tersebut. Bahkan, tidak lama setelah kejadian maut itu, kecelakaan lain kembali terjadi di jalur berlawanan arah menuju Yogyakarta.
Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah antisipasi dengan memasang rambu peringatan, marka kejut, atau melakukan penataan ulang akses putar balik yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Pantauan di lokasi menunjukkan titik kecelakaan berada hanya beberapa meter dari celah median jalan. Bekas pecahan bodi kendaraan serta pasir yang digunakan untuk menutupi darah korban masih terlihat di sekitar lokasi kejadian.
Secara terpisah, Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Klaten, Iptu Alif Akbar Lukman Hakim, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
"Yang terlibat adalah sepeda motor Honda Genio yang berboncengan dengan sebuah dump truk. Untuk penyebab kecelakaan masih dalam proses pendalaman," jelasnya, Sabtu (30/5/2026).
Ia menambahkan, salah satu korban dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit. Sementara korban lainnya sempat mengalami luka berat dan penurunan kesadaran sebelum akhirnya meninggal dunia dalam perawatan medis.
Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kronologi lengkap kecelakaan tersebut. (Joko S)
KALI DIBACA
