Calon Krismawan menerima pengurapan Minyak Krisma dari Uskup Agung Semarang, Mgr Robertus Rubiyatmoko di Gereja Katolik Paroki Stella Maris Jepara, Minggu (21/6/26).JEPARA, WARTAGLOBAL.id --
Suasana penuh sukacita dan khidmat mewarnai Misa Sakramen Penguatan (Krisma) di Gereja Katolik Paroki Stella Maris Jepara, Minggu (21/6/2026). Perayaan dipimpin langsung oleh Uskup Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko, didampingi Romo Andrianus Sulistyono, MSF dan Romo Antonius Gunardi Prayitna, MSF, serta dihadiri ratusan umat dari berbagai lingkungan paroki.
Dalam perayaan tersebut, sebanyak 25 umat dari berbagai usia, baik putra maupun putri, menerima Sakramen Penguatan sebagai penyempurnaan rahmat Baptis dan tanda pencurahan Roh Kudus untuk menguatkan iman mereka.
Bapa Uskup Agung Semarang, Mgr Robertus Rubiyatmoko menegaskan bahwa Sakramen Krisma bukan sekadar sebuah upacara, melainkan perutusan untuk menjadi saksi Kristus di tengah dunia, Minggu (21/6/26).Dalam homilinya, Mgr. Robertus Rubiyatmoko menegaskan bahwa Sakramen Krisma bukan sekadar sebuah upacara, melainkan perutusan untuk menjadi saksi Kristus di tengah dunia. Roh Kudus, katanya, memberikan kekuatan agar umat tetap setia dalam doa, rajin bekerja, berani menghadapi tantangan, serta tidak takut mengakui iman kepada Kristus.
"Jangan takut menghadapi kesulitan. Tetaplah membawa damai, kasih, dan kebaikan kepada sesama. Bahkan ketika dibenci atau ditolak, orang beriman dipanggil untuk tetap mengampuni dan menjadi sahabat bagi semua orang," pesan Uskup.
Prosesi Sakramen Penguatan diawali dengan pembaruan janji baptis, dilanjutkan penumpangan tangan dan doa pencurahan Roh Kudus. Satu per satu calon krismawan menerima pengurapan Minyak Krisma di dahi dengan seruan, "Terimalah tanda karunia Roh Kudus," yang dijawab, "Amin."
Para Krismawan penerima Pengurapan Minyak dimeteraikan dengan karunia Roh Kudus dan dipanggil untuk semakin dewasa dalam iman, aktif dalam kehidupan Gereja, serta menjadi pembawa kasih dan harapan di tengah masyarakat.Melalui Sakramen Penguatan, para penerima dimeteraikan dengan karunia Roh Kudus dan dipanggil untuk semakin dewasa dalam iman, aktif dalam kehidupan Gereja, serta menjadi pembawa kasih dan harapan di tengah masyarakat.
Menariknya, seusai Misa, Uskup berdialog dengan para krismawan, kaum muda, dan orang tua mengenai panggilan hidup membiara dan imamat. Dari pertemuan tersebut muncul harapan baru bagi Gereja, dengan dua peserta menyatakan minat menjadi calon suster dan tiga peserta lainnya menunjukkan kesiapan untuk menapaki jalan panggilan sebagai calon imam.
Perayaan ini menjadi momentum penting bagi umat Katolik Stella Maris Jepara untuk memperbarui komitmen iman serta menghidupi semangat Roh Kudus dalam kehidupan sehari-hari. Dengan hati yang diteguhkan dan iman yang dikuatkan, para krismawan kini diutus menjadi saksi Kristus yang membawa damai, persaudaraan, dan kasih bagi sesama.
(Petrus)
KALI DIBACA
