Sukirman Tekankan Peran Strategis Duta Wisata Dongkrak Potensi Pekalongan - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Sukirman Tekankan Peran Strategis Duta Wisata Dongkrak Potensi Pekalongan

Wednesday, 10 June 2026
Plt Bupati Pekalongan H Sukirman Buka acara Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Tahun 2026, Selasa (9/6/26) malam.

PEKALONGAN, WARTAGLOBAL.id --
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, menegaskan pentingnya peran Duta Wisata sebagai ujung tombak promosi berbagai keunggulan daerah. Hal ini disampaikannya dalam acara Sarasehan dan Karantina Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2026 yang berlangsung di La'Ranch Glamping, Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar, pada Selasa (9/6/2026) malam.
 
Acara tersebut turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Anis Rosidi, Asisten Administrasi Umum Ari Lailani, Plt. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Mores Irson Kubela beserta jajaran, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Supriyadi bersama stafnya.
 
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Pekalongan H.Sukirman  menyampaikan rasa syukur karena ajang bergengsi ini dapat kembali digelar setelah sempat vakum cukup lama. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk melahirkan generasi muda yang berkualitas dan mampu menjadi representasi terbaik daerah.
 
“Saya bersyukur setelah sekian lama terhenti, akhirnya kita dapat kembali menyelenggarakan pemilihan Duta Wisata. Ini merupakan langkah positif untuk menjaring dan membina putra-putri terbaik Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.
 
Sukirman juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas 20 pasang finalis yang terpilih. Menurutnya, mereka bukan hanya unggul dari segi penampilan, tetapi juga memiliki kecerdasan, wawasan luas, dan kemampuan berkomunikasi yang memadai.
 

“Para finalis ini tidak hanya tampan dan cantik, gagah serta anggun, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual, wawasan, dan kemampuan berbicara di depan umum yang sangat baik,” tambahnya.
 
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ajang ini tidak semata-mata untuk mencari juara, melainkan menjadi wadah pembentukan karakter, peningkatan keterampilan, serta penguatan rasa percaya diri generasi muda.
 
“Jangan melihat ini hanya sebagai persaingan semata, melainkan sarana untuk mengasah kemampuan, bakat, dan minat. Pengalaman yang didapat di sini akan menjadi modal berharga untuk masa depan,” tegasnya.
 
Plt. Bupati Sukirman juga mengingatkan tugas pokok yang diemban oleh para calon Duta Wisata, yaitu memperkenalkan segala potensi yang dimiliki Kabupaten Pekalongan—mulai dari destinasi wisata, budaya, hingga produk unggulan. Ia mendorong mereka memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi yang murah, luas jangkauannya, dan sangat efektif saat ini.
 
“Kami titipkan kepada seluruh finalis untuk aktif menyebarkan informasi tentang potensi wisata dan keunggulan daerah yang masih banyak tergali. Manfaatkan media sosial sebaik mungkin, karena ini adalah sarana publikasi yang terjangkau dan berdampak besar,” pesannya.
 

Ia juga berharap  semangat para peserta tidak luntur meski nanti ajang ini berakhir. Mereka diharapkan terus mengembangkan diri agar siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
 
“Kalian adalah generasi berkualitas yang memiliki akar budaya dan kekayaan pariwisata yang lengkap. Teruslah berlatih dan berprestasi agar mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi,” katanya.
 
Menutup sambutan, Sukirman menyampaikan bahwa kemenangan bukanlah segalanya. Proses pembelajaran dan kebersamaan yang terjalin justru menjadi hal yang paling berharga.
 
“Menang adalah kebanggaan, namun jika belum berhasil, jadikan itu sebagai pengalaman berharga untuk berbuat lebih baik lagi. Yang terpenting adalah persaingan berlangsung sehat dan saling mendukung antarsesama,” pungkasnya.
 

Sementara itu, Plt. Kepala Dinporapar Mores Irson Kubela melaporkan bahwa pemilihan Duta Wisata tahun ini menjadi penyelenggaraan kembali setelah terakhir digelar pada tahun 2019. Berkat dukungan penuh pemerintah daerah, kegiatan ini dapat dilanjutkan pada tahun 2026.
 
“Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, saat ini telah terpilih 20 pasang finalis yang mengikuti karantina selama tiga hari ke depan,” jelasnya.
 
Lebih lanjut dijelaskan, dari proses pembekalan dan penilaian tersebut, akan ditetapkan tiga besar pada tanggal 20 Juni 2026 mendatang. Satu pasang terbaik nantinya akan ditunjuk sebagai wakil Kabupaten Pekalongan dalam Pemilihan Duta Wisata tingkat Provinsi Jawa Tengah.
 
“Kami berharap sarasehan dan karantina ini dapat memberikan bekal ilmu dan wawasan yang cukup bagi para peserta, sehingga kelak mereka siap tampil maksimal dan membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi,” harap Mores. ( Ari )

KALI DIBACA