
Satreskrim Polres Karanganyar melakukan Penyelidikan terhadap Mobil Toyota Fortuner yang dibobol maling, Jumat (28/8/26).
KARANGANYAR, WARTAGLOBAL.id --
Aksi pencurian dengan modus pecah kaca kembali terjadi di wilayah Karanganyar, Jawa Tengah. Kali ini, sebuah Toyota Fortuner menjadi sasaran pelaku di Jalan Walet III, Tegalasri, Bejen, Karanganyar, Jumat (28/8/2026).
Mobil Toyota Fortuner berwarna putih dengan nomor polisi AD-1905-YW tersebut diketahui terparkir di sebelah barat pagar Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karanganyar. Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 09.30 WIB.
Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Wikan Sri Kadiyono mengatakan, kejadian bermula ketika seorang saksi bernama Rohadi mendengar alarm mobil berbunyi.
"Setelah mendengar alarm, saksi kemudian mengecek kendaraan dari bagian depan, sisi kanan hingga bagian belakang. Namun, saat itu tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan," ujar Wikan.
Rohadi kemudian kembali ke pos sekuriti yang berada di gerbang belakang Kantor BPN Karanganyar.
Tidak lama berselang, pemilik kendaraan, Agus Arif Hananto, keluar dari kantor dan menuju mobilnya. Saat bertemu dengan Rohadi, Agus mendapat informasi bahwa alarm kendaraannya sempat berbunyi.
Agus kemudian masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi pengemudi. Saat itulah ia menyadari kaca depan sebelah kiri kendaraan telah pecah. Ia lalu mengecek barang-barang yang berada di dalam mobil.
Dari pemeriksaan tersebut, Agus mendapati sebuah tas berwarna biru yang sebelumnya diletakkan di lantai bagian tengah kendaraan telah hilang. Tas tersebut berisi satu unit HP Oppo Reno 8, jaket biru, serta dua kartu identitas petugas BPN atas nama Agus Arif Hananto dan Alfian Auliyana.
Agus selanjutnya menghubungi rekannya, Alfian Auliyana, untuk menyampaikan kejadian tersebut. Alfian kemudian keluar dari kantor dan mendatangi lokasi guna memeriksa kondisi kendaraan.
Akibat pencurian tersebut, Agus mengalami kerugian berupa kehilangan HP Oppo Reno 8 yang ditaksir senilai Rp3,5 juta. Sementara itu, kerusakan kaca mobil diperkirakan mencapai Rp700 ribu.
"Total kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan sekitar Rp4,2 juta," kata Wikan.
Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Karanganyar sekitar pukul 11.15 WIB. Petugas bersama tim Inafis Polres Karanganyar telah mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan informasi terkait kejadian.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku serta mengetahui keberadaannya. Hingga kini, pelaku pencurian dengan modus pecah kaca tersebut masih dalam pengejaran petugas. (Joko S)
KALI DIBACA
