Polresta Surakarta Gerak Cepat Amankan Pria Diduga Mabuk Mengamuk di Depan Gerbang UNS - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Polresta Surakarta Gerak Cepat Amankan Pria Diduga Mabuk Mengamuk di Depan Gerbang UNS

Friday, 7 August 2026
Ilustrasi: Seorang Pria Diduga Mabuk dan mengamuk di Depan Gerbang UNS, Polisi Bergerak Cepat Usai Terima Laporan 110, Kamis (6/8/26).


SURAKARTA, WARTAGLOBAL.id --
Aksi seorang pria yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras sempat menggegerkan kawasan depan gerbang Universitas Sebelas Maret (UNS), Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Kamis (6/8/2026) dini hari. Pria bertelanjang dada yang berteriak-teriak hingga meresahkan warga tersebut akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian setelah adanya laporan masyarakat melalui layanan darurat Polisi 110.

Laporan diterima operator Layanan Polisi 110 Polresta Surakarta sekitar pukul 04.15 WIB. Seorang warga bernama Andre melaporkan adanya seorang pria yang diduga mabuk dan membuat keributan di depan gerbang Kampus UNS.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel piket Samapta, piket fungsi Polresta Surakarta, bersama anggota Polsek Jebres langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan.

Kasihumas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani menjelaskan, pelapor memberikan ciri-ciri pria tersebut mengenakan celana jeans berwarna biru tanpa mengenakan baju, sehingga memudahkan petugas dalam melakukan pencarian.

"Setelah menerima laporan melalui layanan Polisi 110, personel langsung menuju lokasi dan melakukan penyisiran di sekitar kawasan gerbang UNS sesuai dengan informasi yang diberikan pelapor," ujar AKP Lingga Ramadhani.

Dalam waktu singkat, petugas menemukan pria tersebut berada di depan sebuah warung pecel lele di Jalan Ir. Sutami, Jebres. Tanpa memberikan perlawanan, pria itu langsung diamankan dan dibawa ke Mapolsek Jebres untuk menjalani pemeriksaan serta penanganan lebih lanjut.

Berkat respons cepat aparat kepolisian, situasi yang sebelumnya sempat membuat warga merasa resah kembali dapat dikendalikan dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi kembali berjalan normal.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol. Catur Cahyono Wibowo mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan potensi gangguan keamanan melalui layanan Polisi 110. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

"Terima kasih kepada masyarakat yang telah memanfaatkan layanan Polisi 110 untuk menyampaikan informasi. Peran aktif masyarakat sangat membantu kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Setiap laporan yang masuk akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional," tegas Kombes Pol. Catur Cahyono Wibowo.

Sementara itu, Andre selaku pelapor mengaku puas dengan respons cepat jajaran Polresta Surakarta. Menurutnya, petugas segera datang ke lokasi setelah menerima laporan sehingga potensi gangguan yang lebih besar dapat dicegah.

"Saya mengapresiasi respons cepat Polresta Surakarta. Laporan melalui layanan Polisi 110 langsung ditindaklanjuti dan petugas segera mengamankan pria yang mengamuk. Pelayanan seperti ini membuat masyarakat merasa aman dan semakin percaya untuk melapor apabila menemukan gangguan kamtibmas," ungkap Andre.

Polresta Surakarta kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Polisi 110 apabila menemukan tindak kriminal, gangguan keamanan, maupun situasi darurat lainnya yang membutuhkan kehadiran aparat kepolisian.

Perkembangan terbaru: Hingga Jumat (7/8/2026), pria yang diamankan masih menjalani pemeriksaan di Polsek Jebres untuk mengetahui kondisi dan motif tindakannya. Kepolisian juga terus mengajak masyarakat untuk aktif berkolaborasi menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui layanan Polisi 110 yang beroperasi selama 24 jam.

(Joko S)

KALI DIBACA