Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna Dukung M. Hafidz, Putra Jepara yang Lolos ke Al-Azhar Kairo, Jumat (28/8/26).JEPARA, WARTAGLOBAL.id --
Semangat menuntut ilmu hingga ke pusat peradaban Islam dunia mendapat dukungan nyata dari Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna. Dukungan tersebut diberikan kepada M. Hafidz Mafatihul Ghoibi, putra asli Desa Dongos, Jepara, yang berhasil lolos seleksi melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, salah satu perguruan tinggi Islam paling bergengsi di dunia.
Dalam pertemuan di ruang Ketua DPRD Jepara, Jumat (28/8/2026), Agus Sutisna memberikan dukungan moral sekaligus bantuan operasional sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda yang berprestasi dan memiliki tekad kuat menempuh pendidikan hingga tingkat internasional.
Keberhasilan Hafidz menembus Al-Azhar bukanlah pencapaian biasa. Lulusan Pondok Pesantren Al Anwar 4 Sarang tersebut harus melewati serangkaian seleksi ketat. Dari banyak santri yang mengikuti proses penjaringan, hanya sekitar 20 orang yang dinyatakan lolos, dan Hafidz menjadi salah satu di antaranya.
Ketua DPRD Jepara menilai keberhasilan tersebut merupakan kebanggaan bagi masyarakat Jepara sekaligus bukti bahwa putra daerah mampu bersaing dan meraih kesempatan belajar di lembaga pendidikan kelas dunia.
"Ini bukan sekadar keberangkatan seorang pelajar ke luar negeri. Ini adalah investasi sumber daya manusia untuk masa depan Jepara. Anak-anak yang memiliki semangat, kemampuan, dan cita-cita besar harus mendapatkan dukungan agar mampu membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tegas Agus Sutisna.
Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Karena itu, setiap keberhasilan generasi muda yang mampu menembus perguruan tinggi internasional patut mendapat apresiasi dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Agus juga berpesan agar Hafidz menjaga integritas, akhlak, serta nama baik keluarga, pesantren, dan Kabupaten Jepara selama menempuh pendidikan di Mesir.
"Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Jadilah duta Jepara yang membanggakan. Ilmu yang diperoleh di Al-Azhar kelak diharapkan kembali untuk membangun masyarakat, memperkuat pendidikan, dan memberi manfaat bagi bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, M. Hafidz Mafatihul Ghoibi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penyemangat besar menjelang keberangkatannya menuju Kairo.
"Dukungan ini sangat berarti bagi saya. Insyaallah saya akan belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga amanah yang diberikan, serta membawa nama baik Jepara selama menempuh pendidikan di Al-Azhar,” katanya.
Keberangkatan Hafidz menuju Universitas Al-Azhar Kairo menjadi simbol bahwa putra-putri Jepara memiliki peluang yang sama untuk menembus panggung pendidikan dunia. Dari sebuah desa di Bumi Kartini, lahir generasi yang membawa harapan baru: menimba ilmu di negeri para ulama, lalu kembali mengabdi untuk kemajuan daerah dan bangsa.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi pesan penting bagi generasi muda bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita. Dengan kerja keras, disiplin, dan dukungan lingkungan, Jepara terus melahirkan anak-anak bangsa yang siap bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai keislaman, kebangsaan, dan kecintaan terhadap tanah kelahiran.
(Petrus)
KALI DIBACA
