TMMD Sengkuyung Tahap III Surakarta Ditutup, Seluruh Pembangunan Rampung 100 Persen - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

TMMD Sengkuyung Tahap III Surakarta Ditutup, Seluruh Pembangunan Rampung 100 Persen

Thursday, 13 August 2026
Dandim 0735/ Surakarta Letkol Inf Arief Usman Handoko bersama Wakil Wali Kota Astrid Widayani Resmi menutup TMMD Sengkuyung Tahap III Surakarta, Kamis (13/8/26).


SURAKARTA, WARTAGLOBAL.id --
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 0735/Surakarta resmi ditutup melalui upacara di halaman SMP Negeri 22, Kampung Makam Bergolo, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Kamis (13/8/2026).

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Usman Handoko, S.H., dan dihadiri Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, jajaran Forkopimda, unsur TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, serta tokoh masyarakat.

Pelaksanaan TMMD yang berlangsung selama 30 hari tersebut berhasil menuntaskan seluruh sasaran fisik dan nonfisik hingga 100 persen. Program ini sekaligus menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kota Surakarta, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan serta meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.

Pada sasaran fisik, personel gabungan bersama masyarakat menyelesaikan pekerjaan perbaikan saluran air menggunakan konstruksi cor beton bertulang dan pavingisasi dengan panjang 97 meter serta tinggi 1,5 meter. Selain itu, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga penerima manfaat di Kampung Makam Bergolo RT 02 dan RT 06/RW 06, Kelurahan Serengan, juga berhasil diselesaikan.

Sementara sasaran nonfisik meliputi berbagai kegiatan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat. Di antaranya mitigasi bencana banjir dan kebakaran, pengolahan sampah, pencegahan penyalahgunaan narkoba, KB dan kesehatan, pencegahan stunting, wawasan kebangsaan dan bela negara, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta penguatan nilai-nilai ideologi Pancasila.

Dalam rangka membantu masyarakat sekitar lokasi kegiatan, Satgas TMMD juga melaksanakan pembagian sembako gratis.

Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro yang dibacakan Dandim 0735/Surakarta, disampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Surakarta, personel TNI-Polri, serta seluruh masyarakat yang telah bergotong royong dan menjaga sinergitas selama pelaksanaan TMMD.

"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Wali Kota, personel TNI-Polri, dan segenap masyarakat atas sinergi, kerja keras, serta kebersamaan yang terjalin erat selama satu bulan penuh sehingga seluruh rangkaian kegiatan TMMD ini dapat diselesaikan dengan sukses," demikian amanat Pangdam IV/Diponegoro.

Program TMMD tahun ini mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa." Tema tersebut menegaskan bahwa pembangunan wilayah masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat pembangunan nasional secara merata.

Pangdam IV/Diponegoro dalam amanatnya juga menyampaikan optimisme terhadap potensi masyarakat dan wilayah pedesaan sebagai penggerak pembangunan.

"Saya sangat optimis desa memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi, merawat kehidupan sosial, dan menjaga budaya masyarakat. Karena itu, pembangunan yang merata di desa akan memperkokoh kedaulatan NKRI," ujarnya.

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Usman Handoko menekankan bahwa keberhasilan TMMD tidak berhenti pada selesainya pembangunan fisik. Menurutnya, keberlanjutan hasil program sangat bergantung pada kepedulian pemerintah dan masyarakat untuk menjaga serta memanfaatkannya secara optimal.

"Kami berharap hasil pembangunan ini dapat terus berkelanjutan, benar-benar dirawat dan dijaga bersama, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," kata Dandim.

Dengan berakhirnya TMMD Sengkuyung Tahap III 2026, seluruh hasil pembangunan selanjutnya diserahterimakan kepada Pemerintah Kota Surakarta. Pemerintah dan masyarakat diharapkan bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan warga.

Penutupan TMMD tersebut sekaligus menegaskan pentingnya semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor dalam menjawab kebutuhan pembangunan di tingkat masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan pelayanan dasar bagi warga. (Joko S)

KALI DIBACA