
Pelajar Colomadu Adu Strategi di Turnamen Esport Piala Polsek, SMA Negeri 1 Colomadu Jadi Juara, Sabtu (30/8/26).
KARANGANYAR, WARTAGLOBAL.id --
Aktivitas bermain gim bersama atau mabar tidak selalu identik dengan sekadar hiburan. Di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, kegiatan tersebut dikemas menjadi kompetisi esport yang mendorong pelajar mengasah strategi, kerja sama tim, sportivitas hingga mengejar prestasi.
Sebanyak 24 pelajar yang berasal dari empat SMA/SMK di Kecamatan Colomadu mengikuti Tournament Esport Piala Polsek Colomadu yang berlangsung di Markas Polsek Colomadu, Sabtu (29/8/2026).
Turnamen yang mempertandingkan gim Mobile Legends tersebut digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan itu sekaligus menjadi sarana Polsek Colomadu untuk membangun kedekatan dengan kalangan pelajar serta mengajak generasi muda memanfaatkan teknologi secara positif.
Empat sekolah yang berpartisipasi masing-masing mengirimkan enam siswa. Mereka berasal dari SMA Negeri 1 Colomadu, SMK Penerbangan Bina Dirgantara Colomadu, SMK Adi Soemarmo Colomadu dan SMK YP Colomadu.
Sebelum pertandingan dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu mengucapkan Ikrar Pelajar Esport. Ikrar tersebut menjadi bentuk komitmen untuk menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas, menaati peraturan pertandingan, menghormati lawan serta menolak kecurangan, provokasi, perundungan dan ujaran kebencian.
Kapolsek Colomadu AKP Juritna, S.H., mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan salah satu upaya memberikan ruang kepada pelajar untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menemukan bibit-bibit potensial di bidang esport.
“Kami ingin esport menjadi wadah bagi adik-adik pelajar untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi. Teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif,” ujar AKP Juritna saat dihubungi, Senin (31/8/2026).
Selain kompetisi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan kepolisian untuk menyampaikan edukasi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital.
AKP Juritna mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam praktik judi online maupun pinjaman online ilegal. Mereka juga diminta lebih kritis dalam menerima informasi yang beredar melalui media sosial.
“Saring sebelum sharing. Berita yang beredar belum tentu benar. Jangan mudah terprovokasi oleh ajakan atau informasi yang tidak jelas. Tetap fokus belajar dan menggapai prestasi,” tegasnya.
Menurutnya, kemampuan menggunakan teknologi perlu diimbangi dengan kecakapan dalam memilah informasi. Pelajar juga diharapkan mampu menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Kapolsek Colomadu turut mengajak peserta menjaga persatuan serta situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah. Ia menyebut kondisi wilayah Colomadu selama ini relatif kondusif, termasuk tidak adanya tawuran antarpelajar.
“Pertahankan kondisi yang sudah baik ini. Kalau ada informasi atau permasalahan, sampaikan kepada pihak sekolah, khususnya bagian kesiswaan. Jangan sampai persoalan kecil berkembang menjadi masalah besar,” katanya.
Usai pembukaan, kompetisi dilanjutkan dengan technical meeting yang dipimpin Ketua ESI Cabang Karanganyar, Saiful. Keempat tim kemudian bertanding menggunakan sistem liga, sehingga seluruh peserta saling berhadapan.
Dalam sistem tersebut, setiap kemenangan bernilai satu poin, sedangkan kekalahan tidak mendapatkan poin. Seluruh pertandingan dilaksanakan berdasarkan ketentuan teknis penyelenggaraan esport.
Persaingan antartim berlangsung ketat hingga akhirnya SMA Negeri 1 Colomadu keluar sebagai juara pertama. Posisi runner-up ditempati SMK Penerbangan Bina Dirgantara Colomadu.
Sementara itu, SMK Adi Soemarmo Colomadu meraih peringkat ketiga dan SMK YP Colomadu menempati posisi keempat.
Sebagai penghargaan atas prestasi para peserta, Polsek Colomadu memberikan piala, piagam serta uang pembinaan. Juara pertama memperoleh Rp1 juta, juara kedua Rp500 ribu, sedangkan juara ketiga dan keempat masing-masing mendapatkan Rp250 ribu.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan kepolisian kepada generasi muda melalui aktivitas yang dekat dengan keseharian mereka. Esport dinilai dapat memberikan manfaat apabila diarahkan secara tepat, mulai dari melatih strategi, komunikasi, kerja sama tim, kedisiplinan hingga sportivitas.
Polsek Colomadu berharap kegiatan serupa dapat mendorong semakin banyak pelajar menggunakan perkembangan teknologi untuk aktivitas produktif dan meraih prestasi, sekaligus menjauhi berbagai potensi dampak negatif di ruang digital.
Dengan demikian, bermain gim bersama bukan semata-mata persoalan menang atau kalah. Di tangan pelajar yang mampu mengelolanya secara bijak, esport juga dapat menjadi ruang untuk belajar berkompetisi, membangun kerja sama dan menumbuhkan prestasi. (Joko S)
KALI DIBACA
