
22 Mobil Damkar Gabungan Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo Solo, Rabu (2/9/26).
SURAKARTA, WARTAGLOBAL.id --
Sebanyak 22 unit armada gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran yang terjadi di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Kota Surakarta, Rabu (2/9/2026). Penanganan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemadam kebakaran, BPBD, Polri, TNI hingga PMI.
Kekuatan utama berasal dari Damkar Kota Surakarta yang menerjunkan delapan unit mobil pemadam kebakaran. Satu kendaraan rescue turut disiapkan untuk mendukung proses penanganan dan kebutuhan evakuasi di sekitar lokasi kejadian.
Bantuan juga datang dari sejumlah wilayah di Soloraya dan sekitarnya. Damkar Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Klaten, dan Magelang masing-masing mengirimkan satu unit mobil pemadam guna memperkuat upaya pengendalian api.
Selain armada pemadam, dukungan logistik air diberikan sejumlah BPBD daerah. BPBD Karanganyar, Boyolali, dan Sragen turut mengerahkan kendaraan tangki untuk memastikan pasokan air bagi petugas di lapangan tetap tersedia.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Surakarta Ari Dwi Daryatmo mengatakan, pengerahan kekuatan lintas daerah dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman mengingat kondisi di lokasi membutuhkan dukungan armada dalam jumlah cukup besar.
“Jadi hari ini ada beberapa unit dari sekitar Solo Raya yang membantu kita, termasuk dari Damkar kita ada delapan unit mobil pemadam,” ujar Ari, Rabu (2/9/2026).
Dukungan juga datang dari unsur kepolisian. Polresta Surakarta mengerahkan dua unit kendaraan water cannon untuk membantu penyemprotan air ke titik-titik api yang sulit dijangkau atau membutuhkan suplai air tambahan.
Sementara itu, Kodim turut mengirimkan satu unit kendaraan tangki, sedangkan PMI Surakarta menerjunkan satu armada untuk mendukung kebutuhan penanganan di lapangan.
“Dari Polri ada dua unit water cannon, kemudian dari Kodim ada satu juga, PMI Surakarta ada satu,” kata Ari.
Petugas gabungan hingga kini terus melakukan pemadaman sekaligus pemantauan terhadap titik-titik yang masih berpotensi terbakar kembali. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api menjalar ke bagian lain kawasan TPA Putri Cempo.
Pengerahan 22 unit armada dari berbagai instansi dan daerah tersebut diharapkan mampu mempercepat pengendalian kebakaran sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat di sekitar kawasan TPA.
Koordinasi lintas instansi juga terus dilakukan selama proses penanganan. Seluruh personel di lapangan diminta tetap memperhatikan keselamatan kerja mengingat karakteristik kawasan TPA yang memiliki potensi munculnya kembali titik api.
(Joko S)
KALI DIBACA