
Perumda Air Minum Tirta Gemilang Magelang Siagakan Empat Armada Tangki untuk menjaga Ketersediaan Air Bersih bagi masyarakat, Senin (14/9/26).
MAGELANG, WARTAGLOBAL.id --
Perumda Air Minum Tirta Gemilang Kabupaten Magelang memastikan kesiapan dalam menjaga ketersediaan dan kelancaran pasokan air bersih bagi masyarakat selama menghadapi musim kemarau. Sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan, termasuk pemantauan sumber air, pengamanan kapasitas produksi hingga penyediaan armada tangki untuk melayani pelanggan yang terdampak penurunan debit mata air.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Gemilang Kabupaten Magelang, Agus Tri Suharyono, SE.MM, mengatakan pemantauan kondisi sumber air dilakukan secara rutin, khususnya oleh Sub Bagian Produksi dan Pengolahan.
“Pemantauan secara rutin terhadap kondisi mata air terus kami lakukan, terutama selama musim kemarau. Kami juga berupaya mengamankan kapasitas produksi agar tetap kontinu sesuai kebutuhan untuk kemudian didistribusikan ke wilayah pelayanan,” ujar Agus, Senin (14/9/26).
Menurutnya, penurunan debit sumber air menjadi salah satu persoalan yang perlu diantisipasi selama musim kemarau panjang. Untuk itu, Perumda Air Minum Tirta Gemilang telah menyiagakan empat unit armada tangki mobile.
Armada tersebut digunakan untuk melakukan dropping air kepada pelanggan yang tidak mendapatkan aliran air akibat dampak penurunan debit mata air.
Selain itu, Perumda juga menyiapkan rekayasa jaringan antarsistem penyediaan air minum (SPAM). Langkah tersebut dilakukan sebagai alternatif untuk menjaga kuantitas dan kontinuitas aliran air kepada pelanggan ketika terjadi gangguan pada sumber air tertentu.
Agus menjelaskan, upaya menjaga ketersediaan air tidak hanya dilakukan melalui langkah teknis, tetapi juga dengan mengajak masyarakat menggunakan air secara bijak.
“Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk bijak dalam menggunakan air dan selalu menampung air setiap saat selama musim kemarau. Hal ini penting sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi penurunan debit atau gangguan aliran,” katanya.
Di sisi lain, Perumda Air Minum Tirta Gemilang juga terus melakukan konservasi sumber air secara rutin setiap tahun. Upaya tersebut dinilai memberikan hasil positif karena sebagian besar debit mata air yang dimanfaatkan untuk pelayanan pelanggan masih mampu bertahan.
“Konservasi sumber mata air yang kami lakukan secara rutin setiap tahun menunjukkan hasil yang cukup positif. Sebagian besar debit mata air yang kami manfaatkan masih dapat bertahan untuk mendukung pelayanan kepada pelanggan,” jelas Agus.
Dalam memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi, Perumda Air Minum Tirta Gemilang juga aktif berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Magelang, khususnya melalui Tim Penanggulangan Bencana Kekeringan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang.
Koordinasi juga dilakukan dengan masyarakat di sekitar lokasi sumber air, termasuk unsur pemerintah desa dan penjaga sumber mata air. Melalui koordinasi tersebut, Perumda memperoleh informasi terkini mengenai kondisi sumber air, mulai dari debit, aktivitas masyarakat di sekitar mata air hingga kondisi infrastruktur SPAM.
Agus menegaskan, seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Perumda Air Minum Tirta Gemilang untuk memberikan pelayanan air bersih sebaik mungkin kepada masyarakat, khususnya ketika menghadapi musim kemarau.
“Kami berkomitmen menjaga pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan seoptimal mungkin. Namun, kami juga membutuhkan dukungan masyarakat dengan menggunakan air secara bijak dan menampung air sebagai persediaan. Dengan kerja sama antara Perumda dan masyarakat, kami berharap kebutuhan air bersih selama musim kemarau dapat tetap terpenuhi,” pungkasnya. (Joko S)
KALI DIBACA