Pelanggar Lalu Lintas Ditegur secara Humanis, Satlantas Polres Pekalongan Bagikan Sembako pada Pengendara Tertib - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Pelanggar Lalu Lintas Ditegur secara Humanis, Satlantas Polres Pekalongan Bagikan Sembako pada Pengendara Tertib

Saturday, 31 October 2026
Satlantas Polres Pekalongan Gelar Ops Patuh Candi 2026, tegur Pengendara yang melanggar LaluLintas dan Bagikan Sembako kepada Pengendara yang Tertib Lalulintas, Sabtu (31/10/26).

PEKALONGAN, WARTAGLOBAL.id --
Satlantas Polres Pekalongan mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif dalam penegakan aturan lalu lintas melalui Operasi Patuh Candi 2026. Selain memberikan teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran, polisi juga membagikan pamflet, stiker, hingga bingkisan sembako kepada masyarakat yang tertib berlalu lintas.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (31/10/2026) pagi di Jalan Pangeran Diponegoro, tepatnya di depan Polsek Kajen, serta Jalan Raya Karanganyar, belakang Pasar Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.

Kegiatan dipimpin Kaurmintu Satlantas Polres Pekalongan Iptu Bagus Prakoso, S.H., bersama Kanit Gakkum Ipda Deni Saputra, S.H., serta sejumlah personel Satlantas Polres Pekalongan.

Dalam pelaksanaannya, petugas menyasar sejumlah pelanggaran kasatmata, seperti pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, menerobos lampu merah, melawan arus, serta menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.

Meski melakukan penegakan aturan, petugas mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan teguran secara persuasif dan edukatif. Pengendara juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraan, serta memastikan kendaraan yang digunakan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

Selain memberikan teguran, personel Satlantas membagikan pamflet dan stiker Operasi Patuh Candi 2026 kepada pengguna jalan. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.


Ada pula bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah tertib berlalu lintas. Petugas memberikan bingkisan berupa minyak goreng dan beras kepada sejumlah pengendara sebagai bentuk penghargaan sekaligus ajakan agar budaya tertib berlalu lintas terus dipertahankan.

Dari keterangan Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Alfian Kharisma Putra, S.T., M.Sc, bahwa pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk mengutamakan keselamatan di jalan raya.

"Melalui pendekatan humanis dan edukatif, kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa tertib berlalu lintas merupakan kebutuhan bersama. Keselamatan harus menjadi prioritas setiap kali berkendara, bukan semata-mata karena adanya petugas kepolisian," tuturnya.

Lanjutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas perlu dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menggunakan helm berstandar SNI, tidak melawan arus, mematuhi lampu lalu lintas, serta menggunakan kendaraan sesuai persyaratan teknis.

Menurut Alfian, pemberian teguran secara humanis diharapkan dapat menjadi sarana edukasi agar masyarakat memahami risiko dari setiap pelanggaran yang dilakukan.

Melalui Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Polres Pekalongan berharap kesadaran dan kedisiplinan pengguna jalan semakin meningkat sehingga dapat menekan potensi kecelakaan serta mewujudkan kamseltibcarlantas di wilayah Kabupaten Pekalongan. ( Ari )

KALI DIBACA