Dua Orang Diduga Pelaku Curanmor Terekam CCTV di Karanganyar, Motor Guru TK Raib Saat Mengajar - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Dua Orang Diduga Pelaku Curanmor Terekam CCTV di Karanganyar, Motor Guru TK Raib Saat Mengajar

Saturday, 7 November 2026
Dua Orang Diduga Pelaku Curanmor di Karanganyar Terekam CCTV, Motor Guru TK Raib saat Mengajar, Jumat (6/11/26).

KARANGANYAR, WARTAGLOBAL.id --
Aksi pencurian sepeda motor terjadi di halaman Masjid Baitullah, kawasan Pojok, Delingan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jumat (6/11/2026). Kali ini, korbannya merupakan seorang guru TK Al Furqon Delingan yang kehilangan sepeda motor saat sedang menjalankan aktivitas mengajar.

Sepeda motor Honda Beat berwarna biru dengan nomor polisi AD 4435 BLF tersebut diduga dibawa kabur pelaku ketika korban meninggalkan kendaraannya di halaman masjid. Ironisnya, lokasi parkir itu berada tidak jauh dari tempat korban mengajar.

Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan informasi dari rekaman CCTV yang diberitakan media setempat, diduga terdapat dua orang pelaku yang beraksi menggunakan sepeda motor.

Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Imam Aziz Rachman, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Polisi telah menerima laporan resmi dari korban dan saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya.

"Laporan resmi sudah kami terima, Mas. Anggota sedang lidik," ujar Imam saat dikonfirmasi, Sabtu (7/11/2026).

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 07.15 WIB. Saat itu, korban memarkirkan sepeda motor Honda Beat miliknya di halaman Masjid Baitullah, Pojok, Delingan. Kendaraan tersebut diparkir menghadap ke arah timur, tepatnya di barisan ketiga dari sisi utara.

Setelah memarkirkan kendaraannya, korban kemudian menuju TK Al Furqon yang berada di sekitar lingkungan masjid untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Sekitar pukul 09.30 WIB, korban sempat keluar kelas untuk mengawasi kepulangan serta penjemputan para siswa. Setelah seluruh murid dipastikan telah dijemput oleh orang tua masing-masing, korban kembali ke ruang kelas untuk mengikuti rapat bersama guru lainnya.

Rapat tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 10.30 WIB. Setelah kegiatan selesai, korban bersama sejumlah rekan kerjanya kemudian menuju halaman masjid untuk mengambil kendaraan yang sebelumnya diparkir.

Namun, korban justru mendapati sepeda motor miliknya sudah tidak berada di lokasi semula. Menyadari kendaraannya hilang, korban bersama guru lainnya berusaha melakukan pencarian di sekitar lingkungan masjid. Sayangnya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke Unit Reskrim Polsek Karanganyar agar segera ditindaklanjuti.

Rekaman CCTV yang mengabadikan aksi pencurian tersebut kini menjadi salah satu petunjuk penting bagi kepolisian dalam mengungkap kasus. Selain menelusuri rekaman kamera pengawas, polisi juga melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.

Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Imam Aziz Rachman menegaskan bahwa laporan korban telah ditangani oleh petugas. Meski demikian, identitas terduga pelaku maupun keberadaan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD 4435 BLF tersebut belum diumumkan secara resmi.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraan, termasuk ketika berada di lingkungan tempat ibadah maupun fasilitas pendidikan. Penggunaan kunci pengaman tambahan dan memastikan kendaraan berada di area parkir yang mudah terpantau diharapkan dapat meminimalkan risiko pencurian.

Hingga Sabtu (7/11/2026), informasi terbaru yang tersedia menyebutkan bahwa polisi masih melakukan penyelidikan. Belum ada keterangan resmi mengenai penangkapan pelaku maupun penemuan kendaraan milik korban. (Joko S)

KALI DIBACA