Cuaca Ekstrem! Penyeberangan Ferry Jepara–Karimunjawa Dihentikan - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Cuaca Ekstrem! Penyeberangan Ferry Jepara–Karimunjawa Dihentikan

Saturday, 24 January 2026

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi Laut,  Pelayaran Ferry Jepara-Karimunjawa dihentikan Sementara.

JEPARA, WARTAGLOBAL.id --
Cuaca ekstrem kembali menyelimuti perairan Jepara, Karimunjawa, dan Laut Jawa Utara. Berdasarkan informasi resmi BMKG per 23–24 Januari 2026, masyarakat pesisir dan pengguna jasa transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi gelombang tinggi, angin kencang, dan hujan lebat yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran.

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem dengan prakiraan tinggi gelombang mencapai 2,1 hingga 2,5 meter di Perairan Kepulauan Karimunjawa dan Jepara. Angin kencang diperkirakan bertiup dari Barat hingga Barat Laut dengan kecepatan signifikan, berkisar 10–37 knot, disertai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat memicu cuaca buruk secara tiba-tiba di wilayah pesisir Jawa Tengah.

Untuk kondisi Sabtu, 24 Januari 2026, cuaca laut diprakirakan berawan tebal hingga hujan lebat, dengan tinggi gelombang kategori sedang (1,25–2,5 meter) dan angin 5–25 knot dari arah Barat–Barat Laut. BMKG menegaskan situasi ini masuk kategori rawan dan membutuhkan kewaspadaan tinggi, khususnya bagi kapal kecil dan perahu nelayan.

Dampak dari kondisi ini mulai terasa pada aktivitas pelayaran. Rute penyeberangan Jepara–Karimunjawa berpotensi mengalami penundaan hingga penutupan sementara, terutama saat gelombang melampaui ambang aman di atas 2 meter. Para nelayan juga diimbau tidak melaut sementara waktu, sementara kapal berukuran besar diminta waspada terhadap angin kencang dan awan konvektif yang dapat menurunkan jarak pandang serta memicu gelombang mendadak.

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem, dengan tinggi gelombang diperkirakan mencapai 2,1 hingga 2,5 meter di perairan Kepulauan Karimunjawa dan Jepara.

Sejalan dengan situasi tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Surabaya melalui Supervisor Penyeberangan Jepara, Chairil Oka Juanda, menyampaikan pengumuman tertanggal 23 Januari 2026 bahwa aktivitas penyeberangan KMP Siginjai rute Jepara–Karimunjawa dan sebaliknya terhitung sejak Rabu, 21 Januari 2026 hingga Minggu, 25 Januari 2026 ditunda sementara, sambil menunggu kondisi cuaca membaik dan memungkinkan untuk dilakukan pelayaran dengan aman.

“Kami mengutamakan keselamatan penumpang dan awak kapal. Keberangkatan akan dibuka kembali setelah cuaca dinyatakan aman,” tegas Chairil Oka Juanda.

Bagi calon penumpang, ASDP menyediakan layanan:
0811 1021 191 (Refund Tiket)
0813 9384 4284 (Reschedule)
BMKG mengingatkan bahwa kondisi cuaca maritim sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi melalui aplikasi InfoBMKG atau situs maritim.bmkg.go.id, demi keselamatan bersama.

Gelombang boleh meninggi, namun kewaspadaan adalah benteng agar laut tetap menjadi jalan kehidupan, bukan ancaman.

(Petrus)

KALI DIBACA