KARANGANYAR, WARTAGLOBAL.id --
Sebanyak 120 personel Bhabinkamtibmas memadati Aula Wira Pratama 1 Polres Karanganyar dalam sebuah pengarahan strategis yang dipimpin langsung oleh Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti. Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan personel di lapangan, khususnya menghadapi tantangan cuaca ekstrem sekaligus persiapan menjelang Operasi Ketupat 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menekankan bahwa Bhabinkamtibmas merupakan representasi Polri yang paling dekat dengan masyarakat. Peran mereka dinilai sangat vital dalam menjaga stabilitas keamanan desa sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Menanggapi kondisi cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini, AKBP Arman Sahti menginstruksikan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan dan memasuki mode siaga penuh. Ia meminta anggota agar lebih aktif dalam melakukan deteksi dini potensi bencana, memberikan edukasi mitigasi kepada warga, serta melaksanakan pemantauan intensif pasca-kejadian di wilayah binaan masing-masing.
“Kalian adalah garda terdepan. Saya minta aktifkan deteksi dini, edukasi mitigasi bencana, dan monitoring pasca-kejadian secara intensif,” tegas Kapolres di hadapan para personel, Sabtu (31/1/26).
Selain isu kebencanaan, perhatian juga diarahkan pada tren kriminalitas, khususnya kejahatan 3C seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor yang kerap muncul di sejumlah titik rawan. Kapolres meminta jajarannya lebih tajam dalam menganalisis pola kejahatan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Menariknya, dalam pengarahan tersebut Kapolres juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap kondisi infrastruktur desa. Para Bhabinkamtibmas diminta untuk mendata jembatan penghubung antarwilayah yang mengalami kerusakan atau berpotensi terputus, mengingat hal tersebut dapat berdampak pada mobilitas warga serta memicu potensi konflik sosial.
Menurutnya, infrastruktur yang memadai bukan hanya mendukung pembangunan, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan rasa aman dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas sehari-hari.
Sementara itu, Kasat Binmas Polres Karanganyar, AKP Hasto Broto, S.H., memaparkan kekuatan personel yang saat ini bertugas di lapangan. Dari total 177 desa di wilayah Karanganyar, pengamanan didukung oleh 120 Bhabinkamtibmas definitif serta 57 personel Polmas yang tersebar di berbagai wilayah.
Dari sisi sarana pendukung, Polres Karanganyar terus berupaya memenuhi kebutuhan operasional anggota. Saat ini telah tersedia 74 unit sepeda motor dinas dan 43 unit HT Motorola yang digunakan untuk menunjang mobilitas serta komunikasi di lapangan. AKP Hasto juga menyampaikan optimisme bahwa pada tahun 2027 seluruh personel akan memperoleh dukungan anggaran operasional secara penuh setelah adanya koordinasi dengan Bagren.
Menjelang penutupan kegiatan, Kabag SDM Polres Karanganyar, Kompol Hastin Marharjanti, S.Psi., mengingatkan seluruh peserta agar setiap arahan pimpinan dijadikan pedoman utama dalam pelaksanaan tugas, terlebih menjelang Operasi Ketupat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, integritas, serta citra positif Polri di tengah masyarakat.
Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan stiker secara simbolis dan sesi foto bersama, mencerminkan soliditas antara pimpinan dan personel sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan situasi Karanganyar yang aman, tertib, dan kondusif. (Joko S)
KALI DIBACA
