Tiga Titik di Kedungwuni Pekalongan Dikepung Banjir, Polisi Bersiaga di Lokasi - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Tiga Titik di Kedungwuni Pekalongan Dikepung Banjir, Polisi Bersiaga di Lokasi

Saturday, 24 January 2026

Aparat Polres Pekalongan bersiaga menjaga Banjir di Tiga Titik lokasi di Kedungwuni, Jumat (23/1/26).

PEKALONGAN, WARTAGLOBAL.id --
Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan menyebabkan sejumlah titik di Kecamatan Kedungwuni terendam banjir. Hingga Jumat (23/01/2026) sore, petugas kepolisian dari Polsek Kedungwuni masih terus bersiaga melakukan monitoring di pemukiman warga yang terdampak genangan air cukup dalam.

Berdasarkan data terkini per pukul 16.30 wib, terdapat tiga titik utama yang mengalami dampak paling parah. Wilayah tersebut meliputi Kelurahan Kedungwuni Barat, Desa Pakisputih, dan Kelurahan Kedungwuni Timur dengan ketinggian air bervariasi antara 25 hingga 50 sentimeter.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, .I.K.,M.Si melalui Kapolsek Kedungwuni Iptu R. Yonanta Edy Pranawa, .H., M.H menyatakan bahwa personelnya telah diterjunkan ke lokasi untuk memantau situasi dan memastikan keamanan warga yang rumahnya terendam.

"Kami terus melakukan monitoring perkembangan genangan air di wilayah hukum Polsek Kedungwuni. Hingga sore ini, titik terdampak ada di Kedungwuni Barat, Pakisputih, dan Kedungwuni Timur. Ketinggian air maksimal mencapai 50 sentimeter di beberapa pemukiman," ujar Kapolsek Kedungwuni saat berada di lokasi, Jumat (23/1).

Banjir kali ini merendam setidaknya 18 unit rumah warga. Rinciannya, 4 rumah di Kedungwuni Barat, 4 rumah di Desa Pakisputih, dan dampak paling luas terjadi di Dukuh Kranji, Kedungwuni Timur, yang merendam 10 unit rumah.

Meskipun genangan cukup tinggi, pihak kepolisian mengkonfirmasi belum ada warga yang dievakuasi ke posko pengungsian resmi.

"Untuk korban jiwa dan kerugian materiil sejauh ini nihil. Jumlah pengungsi juga masih nihil, namun ada beberapa warga yang rumahnya tergenang cukup tinggi memilih untuk mengungsi sementara ke rumah tetangga atau kerabat yang posisinya lebih tinggi," jelasnya.

Situasi terkini di wilayah Kedungwuni terpantau hujan sudah mulai reda dan air di beberapa titik mulai menunjukkan tren surut. Namun, Polsek Kedungwuni tetap menginstruksikan personelnya untuk melakukan patroli rutin guna mengantisipasi kenaikan debit air jika hujan kembali turun malam nanti.

"Saat ini sudah mulai berangsur surut. Tapi kami tetap waspada, karena jika malam nanti hujan kembali lebat, tidak menutup kemungkinan debit air akan naik lagi. Kami sudah berkoordinasi dengan Forkopimcam untuk langkah antisipasi," tambah Kapolsek.

Pihak kepolisian mengimbau warga agar tetap waspada terhadap aliran listrik di dalam rumah yang tergenang serta selalu memantau perkembangan cuaca guna mengantisipasi banjir susulan yang lebih besar. ( Ari )

KALI DIBACA