Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, melantik dan rotasi jabatan 12 Kepala OPD baru di Lingkungan Pemkot Semarang, Jumat (6/2/26).SEMARANG, WARTAGLOBAL.id --
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti melantik 12 jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru yang sebelumnya kosong. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Lantai 8 Gedung Moch Ikhsan, Balai Kota Semarang, Jumat (6/2/26).
Usai pelantikan, Agustina menegaskan komitmennya menjaga integritas dalam proses pengisian jabatan. Ia memastikan tidak ada praktik gratifikasi dalam mutasi dan promosi jabatan.
“Kita pastikan tidak ada gratifikasi. Saya tidak akan mentolerir sekecil apa pun. Bahkan kalau ada, saya sendiri yang akan membawa langsung ke aparat penegak hukum,” tegas Agustina.
Ia menjelaskan, masih ada dua jabatan strategis yang belum terisi secara definitif, yakni Sekretaris Daerah dan Inspektorat. Menurutnya, kedua posisi tersebut membutuhkan mekanisme perizinan khusus yang saat ini masih dalam proses.
“Kalau izinnya sudah keluar, akan segera kami isi. Prosesnya sedang berjalan,” ujarnya.
Terkait regenerasi pejabat, Agustina menyebutkan bahwa meskipun tahun ini terdapat sejumlah pejabat eselon II yang memasuki masa pensiun, ketersediaan aparatur sipil negara yang memenuhi kualifikasi masih mencukupi.
“Tahun ini ada sekitar enam pejabat eselon II yang pensiun. Tapi stok ASN kita cukup dan siap,” katanya.
Agustina juga menegaskan bahwa penempatan pejabat dilakukan melalui manajemen talenta untuk menjaga objektivitas. Ia melibatkan perguruan tinggi dari berbagai disiplin ilmu dalam proses penilaian.
“Saya tidak mau menilai sendiri. Kita libatkan universitas agar penilaiannya objektif dan profesional,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Kota Semarang Joko Hartono mengatakan, setelah pelantikan pejabat eselon II, Pemkot akan melanjutkan proses pengisian jabatan eselon III dan IV, termasuk lurah.
Ia menjelaskan, empat posisi camat yang kosong untuk sementara diisi oleh sekretaris camat sebagai pelaksana tugas.
Kalau izinnya sudah keluar, akan segera kami isi. Prosesnya sedang berjalan,” ujarnya.
Terkait regenerasi pejabat, Agustina menyebutkan bahwa meskipun tahun ini terdapat sejumlah pejabat eselon II yang memasuki masa pensiun, ketersediaan aparatur sipil negara yang memenuhi kualifikasi masih mencukupi.
“Tahun ini ada sekitar enam pejabat eselon II yang pensiun. Tapi stok ASN kita cukup dan siap,” katanya.
Agustina juga menegaskan bahwa penempatan pejabat dilakukan melalui manajemen talenta untuk menjaga objektivitas. Ia melibatkan perguruan tinggi dari berbagai disiplin ilmu dalam proses penilaian.
“Saya tidak mau menilai sendiri. Kita libatkan universitas agar penilaiannya objektif dan profesional,” ujarnya.
4 Jabatan Camat Kosong
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Kota Semarang Joko Hartono mengatakan, setelah pelantikan pejabat eselon II, Pemkot akan melanjutkan proses pengisian jabatan eselon III dan IV, termasuk lurah.
Ia menjelaskan, empat posisi camat yang kosong untuk sementara diisi oleh sekretaris camat sebagai pelaksana tugas.
Ada empat camat yang naik menjadi kepala OPD. Untuk sementara diisi Plt oleh Sekcam. Insya Allah tidak lama, camat dan lurah akan dilantik bersamaan,” kata Joko.
Pergeseran dan Rotasi Jabatan
Selain mengisi jabatan kosong, ada juga pergeseran camat menjadi kepada OPD, ataupun kepala OPD bergeser ke tempat baru.
Adapun setelah pelantikan ini, menyisakan empat jabatan camat yang kosong, yakni di Pedurungan, Mijen, Gajahmungkur, dan Semarang Tengah.
Sejumlah jabatan strategis kini telah terisi. Dinas Pendidikan yakni Muhammad Akhsan yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat.
Jabatan Kepala Dinas Perdagangan, Aniceto Magno Da Silva yang sebelumnya Camat Semarang Tengah.
Arwita Mawarti yang sebelumnya memimpin Dinas Lingkungan Hidup bergeser menjadi Kepala Dinas Perindustrian, sementara posisi Kepala DLH kini diijabat Glory Nasarani.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang sebelumnya pelaksana tugas, kini resmi di jabat Diah Supartiningtias.
Jabatan Kepala Dinas Perhubungan yakni Danang Kurniawan yang sebelumnya menjabat sekretaris dinas.
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman yakni Murni Ediati (Pipie), sementara Dinas Tata Ruang dan Pertanahan kini di pimpin Ferry Kuntoaji yang sebelumnya sekretaris dinas tersebut.
Rotasi juga menyentuh jajaran camat. Camat Gajahmungkur Puput Widhiatmoko di lantik menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Camat Pedurungan Agus Junaedi kini menjabat Kepala Dinas Sosial, sedangkan Camat Mijen Didik Dwi Hartono dipercaya memimpin Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Semarang.
Selain itu, posisi Direktur Utama RS Wongsonegoro yang sempat kosong kini diisi drg Rahma Defi.
DAFTAR NAMA 12 KEPALA OPD BARU:
1. Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Muhammad Akhsan.
2. Kepala Dinas Perdagangan, Aniceto Magno Da Silva.
3. Kepala Dinas Perindustrian, Arwita Mawarti.
4. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Glory Nasarani.
5. Kelala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Diah Supartiningtias.
6. Kepala Dinas Perhubungan, Danang Kurniawan.
7. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Murni Ediati (Pipie).
8. Kepala Dinas Tata Ruang, Ferry Kuntoaji.
9. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Puput Widhiatmoko.
10. Kepala Dinas Sosial, Agus Junaedi.
11. Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Semarang (Kominfo), Didik Dwi Hartono.
12. Direktur Rumah Sakit KRMT Wongsonegoro (RSWN) Semarang, drg Rahma Defi.
(Hans)
KALI DIBACA
