Gerak Cepat!! Polresta Surakarta dan BPBD Atasi Pohon Tumbang Cegah Kemacetan - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Gerak Cepat!! Polresta Surakarta dan BPBD Atasi Pohon Tumbang Cegah Kemacetan

Wednesday, 25 February 2026

Personel Polresta Surakarta dan BPBD Tindak Cepat Pohon Tumbang di Depan RS Kasih Ibu, Rabu (25/2/26).

SURAKARTA, WARTAGLOBAL.id --
Sebuah pohon tumbang yang menutup sebagian badan jalan di depan RS Kasih Ibu Surakarta, Rabu (25/2/26), langsung ditangani personel Polresta Surakarta bersama BPBD Kota Surakarta. Respons cepat dilakukan guna mencegah kemacetan dan potensi bahaya bagi pengguna jalan.

Di lokasi kejadian, anggota Sat Lantas terlihat sigap mengatur arus kendaraan agar lalu lintas tetap terkendali. Sementara itu, personel Sat Samapta bahu-membahu dengan petugas BPBD memotong batang dan ranting pohon menggunakan gergaji mesin sebelum membersihkannya dari badan jalan.

Kasat Samapta Polresta Surakarta, Kompol Edi Sukamto, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam situasi darurat seperti ini. “Kami bersama BPBD Kota Surakarta bergerak cepat melakukan evakuasi pohon tumbang agar tidak mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat. Personel Sat Lantas melakukan pengamanan serta pengaturan arus kendaraan, sementara Sat Samapta membantu proses pemotongan dan pembersihan,” ujar Kompol Edi Sukamto.

Menurutnya, langkah cepat tersebut diambil mengingat lokasi kejadian berada di jalur cukup padat dan berdekatan dengan fasilitas layanan kesehatan, sehingga kelancaran akses harus segera dipulihkan.

“Berkat kerja sama yang baik antara Polresta Surakarta dan BPBD Kota Surakarta, proses evakuasi berjalan lancar dan arus lalu lintas kembali normal. Polresta Surakarta juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang maupun gangguan lainnya,” pungkasnya.

Penanganan ini menjadi wujud kesiapsiagaan aparat dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat, terutama saat cuaca ekstrem yang dapat memicu kejadian serupa.

(Joko S)

KALI DIBACA