Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo didampingi Wakapolresta Surakarta, AKBP Sigit.SURAKARTA, WARTAGLOBAL.id --
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo mengimbau masyarakat agar tidak melaksanakan kegiatan takbir keliling pada malam Hari Raya Idul Fitri. Imbauan tersebut disampaikan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kota Surakarta tetap kondusif.
Imbauan itu disampaikan Kapolresta usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral (Linsek) yang digelar di Aula Wirasatya ’96 Mapolresta Surakarta. Dalam forum tersebut, berbagai pihak membahas langkah-langkah pengamanan menjelang perayaan Idul Fitri.
Kapolresta Surakarta mengajak masyarakat untuk lebih memakmurkan masjid dan musala di lingkungan masing-masing dengan melaksanakan takbiran secara bersama di tempat ibadah.
“Dalam Rakor Linsek sudah dibahas bahwa takbir keliling diharapkan tidak dilaksanakan. Lebih baik memakmurkan masjid atau mushola yang ada di kampung, RT/RW, maupun lingkungan sekitar sehingga nuansa takbiran lebih terasa. Daripada takbir keliling di jalan, tetapi masjidnya tidak ada yang melakukan takbiran,” ujar Kombes Pol Catur, Kamis (5/3/26).
Untuk memperkuat imbauan tersebut, Polresta Surakarta juga menggandeng berbagai organisasi keagamaan agar turut menyosialisasikan kepada masyarakat mengenai pentingnya melaksanakan takbiran di lingkungan masjid.
Beberapa lembaga yang dilibatkan antara lain Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai leading sector, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta para imam dan takmir masjid di berbagai wilayah.
Selain itu, organisasi kemasyarakatan Islam seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) juga didorong untuk mengingatkan para jamaahnya agar memilih melaksanakan takbiran di masjid atau musala daripada di jalan raya.
Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana malam takbiran yang lebih khidmat, aman, dan penuh makna, sekaligus menjaga ketertiban serta kenyamanan masyarakat di Kota Surakarta. (Joko S)
KALI DIBACA