Polres Karanganyar–UMUKA Teken Kerja Sama Kuliah S1 dan Luncurkan Pusat Studi Kepolisian.KARANGANYAR, WARTAGLOBAL. id --
Polres Karanganyar resmi menjalin sinergi strategis dengan Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk penyelenggaraan perkuliahan Program Sarjana (S1), Kamis 5 Maret 2026. Penandatanganan tersebut berlangsung bersamaan dengan peluncuran serentak Pusat Studi Kepolisian yang diresmikan secara daring oleh Wakapolri di Aula UMUKA.
Dalam kerja sama ini, delapan anggota Polres Karanganyar telah tercatat sebagai calon mahasiswa angkatan pertama pada Program Studi Hukum UMUKA. Kaprodi Fakultas Hukum UMUKA, Marina Ramadhani, menjelaskan bahwa sistem pembelajaran dirancang fleksibel agar dapat menyesuaikan jadwal dinas para personel Polri.
“Perkuliahan dilakukan secara hybrid baik tatap muka maupun daring. Materi dan tugas diakses melalui portal digital secara real-time sehingga proses belajar tetap intensif meski dalam waktu singkat,” ucap Marina.
Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, menyampaikan bahwa pendidikan tinggi menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di tubuh Polri. Ia menilai kehadiran UMUKA menjadi peluang besar bagi personel Polres Karanganyar untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus menempuh sistem kuliah jarak jauh seperti sebelumnya.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama dengan UMUKA yang memberikan kesempatan anggota Polres Karanganyar menimba ilmu. Hal ini krusial untuk meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan kepada masyarakat,” kata AKBP Arman.
Sementara itu, Wakil Rektor II UMUKA, Sarilan M. Ali, menjelaskan bahwa UMUKA termasuk dalam delapan perguruan tinggi di Jawa Tengah yang dipercaya oleh Mabes Polri untuk mendirikan Pusat Studi Kepolisian. Lembaga tersebut akan berperan sebagai pusat kajian dan riset berbasis data untuk memberikan rekomendasi kebijakan terkait berbagai persoalan kepolisian.
“Pusat Studi ini nantinya akan menampung aspirasi masyarakat dan masalah tugas kepolisian yang kita bedah melalui riset dan FGD. Hasilnya akan menjadi rekomendasi untuk peningkatan profesionalisme Polri,” ujar Sarilan.
Selain program perkuliahan bagi anggota Polri, kolaborasi ini juga membuka peluang bagi pejabat Polres Karanganyar yang telah menempuh pendidikan S2 untuk berkontribusi sebagai dosen praktisi di UMUKA. Integrasi antara pengalaman lapangan kepolisian dengan kajian akademik diharapkan mampu menghasilkan lulusan hukum yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki daya saing global serta semangat kewirausahaan di bidang hukum. (Joko S)
KALI DIBACA