Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng (Istimewa)SEMARANG, WARTAGLOBAL.id --
Jelang libur Lebaran 2026, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, memberikan penjelasan terkait mobil dinas. Ia mengingatkan bahwa kemungkinan masih terlihat mobil dinas milik Pemerintah Kota Semarang di jalanan selama libur Lebaran.
Menurutnya, penggunaan mobil dinas tetap diperlukan karena sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) masih menjalankan tugas pelayanan publik, meskipun masyarakat sedang menikmati masa libur.
Agustina menegaskan bahwa tidak semua ASN libur selama Lebaran. Sejumlah sektor pelayanan dasar, seperti kesehatan dan layanan darurat, tetap beroperasi. Hal itu untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
“Harus dipahami, ada teman-teman ASN yang tetap bertugas di hari libur. Bahkan saat Lebaran, saya dan Pak Iswar juga tetap bekerja sesuai jadwal,” kata Agustina di Semarang, Selasa (17/3/26).
Ia menjelaskan, kehadiran mobil dinas di jalan pada hari libur bukan untuk kepentingan pribadi. Itu bagian dari tugas pelayanan kepada masyarakat. Kondisi darurat seperti pasien sakit atau kebutuhan penanganan cepat menjadi alasan utama penggunaan kendaraan dinas.
“Misalnya ada kondisi darurat di lapangan, petugas kesehatan harus segera bergerak. Dokter dari puskesmas tentu membutuhkan kendaraan dinas untuk menjangkau lokasi dengan cepat,” jelasnya.
Agustina berharap masyarakat dapat memahami situasi tersebut. Ia berharap agar tidak salah menilai keberadaan kendaraan berpelat merah yang tetap beroperasi selama libur Lebaran.
“Kalau nanti ada mobil dinas yang terlihat di jalan saat libur, mohon dimaklumi karena itu bagian dari tugas pelayanan. Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan maksimal,” ujar Agustina.
Ia juga menekankan pentingnya kepercayaan terhadap integritas ASN dalam menggunakan fasilitas negara. Menurutnya, pemerintah kota meyakini para pegawai menjalankan tugas dengan tanggung jawab.
“Kami percaya teman-teman ASN menggunakan fasilitas ini sesuai aturan dan kebutuhan tugas, bukan untuk kepentingan pribadi,” ungkapnya.
Terlebih, lanjut dia, pemerintah pusat mengeluarkan edaran adanya sistem kerja yang lebih fleksibel, termasuk penerapan Work From Anywhere m (WFA). Agustina menilai mobilitas ASN menjadi hal yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga kualitas pelayanan publik.
(Hans)
KALI DIBACA