Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menerima kunjungan Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo serta Direktur Bisnis Kelembagaan & UUS Bank Jateng, Mas Waris bersama jajaran pada Rabu (20/5/2026).MAGELANG, WARTAGLOBAL.id --
Bank Jateng menegaskan kesiapan untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Magelang dalam mendukung percepatan pembangunan ekonomi daerah. Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah, Bank Jateng, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Magelang di Rumah Dinas Bupati Magelang, Rabu (20/5/2026).
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Jateng selama ini menghadirkan dukungan pembiayaan yang selaras dengan kebutuhan dan potensi unggulan daerah. Direktur Bisnis Kelembagaan dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng, Mas Waris, menyampaikan bahwa Bank Jateng terus mendorong penguatan sektor-sektor produktif melalui penyaluran kredit UMKM, termasuk untuk sektor pertanian dan peternakan. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kapasitas usaha masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian Kabupaten Magelang.
Selain itu, "Bank Jateng juga siap menyediakan Fasilitas Pembiayaan Daerah untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur prioritas, seperti jalan, jaringan irigasi, dan fasilitas pendukung lainnya. Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, regulator, dan industri jasa keuangan, Bank Jateng berharap dapat turut berkontribusi dalam mendorong pembangunan Kabupaten Magelang yang semakin maju dan berdaya saing," pungkasnya.
Dukungan finansial dari Bank Jateng ini akan disinergikan dengan program prioritas Pemkab Magelang yang mengandalkan keunggulan sektor pertanian sebagai penumpu pangan Jawa Tengah. Pembiayaan tersebut rencananya akan diarahkan untuk mendukung modernisasi irigasi di lima kecamatan lumbung pangan (Grabag, Sawangan, Dukun, Secang, dan Candimulyo), serta optimalisasi 2.119 hektare lahan padi organik bernilai jual tinggi.
Selain sektor agrikultur, pendanaan Bank Jateng juga siap difokuskan pada pengembangan peternakan sapi perah guna menggenjot produksi susu lokal, sebuah sektor yang secara khusus diminta oleh Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, untuk mendapat perhatian dan dukungan perbankan.
Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, dalam pertemuan ini menilai Bank Jateng adalah mitra perbankan yang paling tepat untuk mengimplementasikan program percepatan ekonomi yang telah digagas OJK bersama Pemprov Jateng sejak 2024 melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Direktur Bisnis Kelembagaan & UUS Bank Jateng, Mas Waris, menyatakan "Sebagai bank kebanggaan masyarakat Jawa Tengah, Bank Jateng hadir untuk memberikan solusi finansial yang nyata. Kami siap mengawal dan memastikan setiap potensi ekonomi di Kabupaten Magelang—mulai dari kemandirian petani padi organik, pengembangan peternak sapi perah, hingga percepatan proyek infrastruktur Pemkab—mendapatkan dukungan pembiayaan yang tepat. Kami tidak hanya sekadar menyalurkan kredit, tetapi hadir sebagai mitra strategis agar perekonomian Magelang tumbuh secara optimal dan berkelanjutan."
“Komitmen tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan menerjunkan tim khusus guna memetakan kebutuhan riil di lapangan. Langkah proaktif ini dilakukan agar instrumen pembiayaan yang disalurkan Bank Jateng nantinya benar-benar tepat sasaran, inklusif, dan mampu menjadi katalisator kemajuan bagi para petani di lima kecamatan lumbung pangan maupun para peternak lokal” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menyatakan, "Kami sangat mengapresiasi langkah konkret dan dukungan penuh dari OJK serta Bank Jateng. Potensi agrikultur dan peternakan kami, khususnya pengembangan sapi perah, sangat membutuhkan injeksi permodalan yang kuat dan terarah. Kami berharap skema pembiayaan yang ditawarkan Bank Jateng malam ini dapat segera terealisasi di lapangan, sehingga dampaknya bisa langsung dirasakan dalam bentuk peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat Magelang."
Sebagai wujud keseriusan dari sisi pemerintah daerah, Pemkab Magelang melalui dinas-dinas terkait siap menjembatani proses administrasi dan penyiapan kelompok tani (Gapoktan) agar lebih terintegrasi dengan layanan perbankan. Akses permodalan dari Bank Jateng ini diyakini tidak hanya akan menggenjot kapasitas produksi komoditas lokal, tetapi juga membuka peluang penyerapan tenaga kerja baru di desa-desa.
Menanggapi sinergi yang terbangun, Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, menambahkan, "OJK menggandeng Bank Jateng sebagai mitra perbankan utama dalam program ini karena rekam jejak mereka yang sangat memahami ekosistem dan karakteristik daerah. Ini adalah wujud implementasi amanat undang-undang di mana sektor jasa keuangan harus aktif mendukung sektor riil. Kami optimis, dengan intervensi pembiayaan dari Bank Jateng, ketahanan pangan dan ekonomi di Kabupaten Magelang akan semakin kokoh."
Untuk mengawal keberhasilan kolaborasi ini, OJK bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) akan terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan. Evaluasi dan pengawasan akan difokuskan untuk memastikan bahwa alur distribusi permodalan dari Bank Jateng berjalan lancar, aman, dan terbukti mampu menciptakan ekosistem ekonomi daerah yang berdaya saing tinggi.
(PS)
KALI DIBACA
